Kamis, 17 Okt 2019 17:06 WIB

Motor Pakai Suspensi Upside Down? Hindari Jalanan Berkerikil

Luthfi Anshori - detikOto
Ilustrasi suspensi upside down. Foto: Tim 20detik Ilustrasi suspensi upside down. Foto: Tim 20detik
Jakarta - Suspensi dengan model terbalik (upside down) kini mulai banyak digunakan pada produk-produk motor terbaru berkapasitas mesin kecil. Sama seperti suspensi teleskopik pada umumnya, suspensi upside down juga harus diperhatikan kondisinya supaya tidak gampang baret.

Dijelaskan Kepala Mekanik Kawasaki Fatmawati, Eddy Yulianto, untuk pengguna motor dengan suspensi depan upside down, usahakan jangan terlalu sering melewati jalanan rusak dengan kerikil banyak.


"Perawatan khusus sih nggak ada, cuma hati-hati saat berkendara. Usahakan hindari jalan-jalan berkerikil, yang bisa melukai pipe shock," kata Eddy kepada detikcom, Senin (14/10/2019).

Lanjut Eddy, jika pipe shock sudah luka, maka akan mudah mengalami kebocoran pada seal.

Selain benda keras seperti kerikil, benda halus seperti debu pun bisa juga merusak suspensi upside down depan. Karena debu yang menempel pada inner tube, bisa ikutan merusak karet (seal) pelindung oli suspensi.

Sementara posisi seal suspensi upside down sendiri ada tepat di atas rem, sehingga jika seal bocor maka tidak hanya berdampak ke performa peredaman saja, tapi bisa tercecer juga ke kampas rem depan. Dan itu sangat membahayakan pengendara, karena rem bisa menjadi licin.



"Maka itu supaya tidak gampang bocor, baiknya di bagian pipe shock ditutup dengan sarung khusus penutup pipe shock," saran Eddy.

Simak Video "Adu Suspensi 4 SUV Bongsor, Mana yang Terbaik?"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com