Kamis, 17 Okt 2019 07:58 WIB

Mengunci Setang ke Kanan Lebih Susah Dibobol Maling?

Luthfi Anshori - detikOto
Kunci motor. Foto: Rangga Rahadiansyah Kunci motor. Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - Modus pencurian yang sering dilakukan para pelaku curanmor adalah dengan membobol rumah kontak pakai kunci T. Seringkali motor lebih gampang dicuri karena pemilik motor mengunci, setang ke arah kiri.

Sementara jika kunci setang diarahkan ke kanan, banyak yang menganggap itu lebih aman dari tindak pencurian. Benar atau tidak ya?

"Memang prinsipnya kunci setang mau ke kanan atau ke kiri ya bebas saja ya, cuma kalau menghadap kanan memang lebih susah dibobol," kata Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno, di Jakarta.



Penjelasannya, saat kunci setang ke arah kanan, secara langsung lubang kunci akan tertutup dengan setang. Karena biasanya lubang kunci beberapa sepeda motor berada di sebelah kanan. Sehingga pencuri akan menemui kesulitan saat membobol rumah kontak.

"Untuk motor matik atau cub (bebek) itu posisi kuncinya kan di bawah setang (sebelah kanan), sehingga saat dikunci posisi ke kenan, menutup keleluasaan orang untuk mencungkil bagian kuncinya," kata Endro.



"Jadi waktunya lebih lama (untuk membobol kunci) dibandingkan saat ia mengunci setang ke kiri," pungkas Endro.

Sekadar saran untuk detikers, jika ingin tingkat keamanan lebih, usahakan jangan hanya mengandalkan kunci setang ya. Tapi juga bisa menggunakan kunci ganda, misalnya dengan menggembok area piringan cakram atau rantai untuk motor bebek.

Simak Video "Maling Motor Siang Bolong di Bekasi Lolos dari Kejaran Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com