Selasa, 24 Sep 2019 14:54 WIB

Pakai Oli Mesin Diesel di Motor, Boleh Nggak Ya?

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Bike Exif Foto: Bike Exif
Jakarta - Beberapa waktu belakangan ini di kalangan bikers sedang tren penggunaan oli mesin diesel pada mesin motor. Alasannya oli mesin diesel diakui bisa bertahan lebih lama bahkan mencapai belasan ribu km, dibanding oli mesin standar.

Benarkah anggapan tersebut? "Betul karena (oli mesin diesel) lebih kental," kata Kepala Mekanik Kawasaki Fatmawati, Eddy Yulianto, kepada detikcom.



Pada pelumas sendiri terdapat kode pengenal oli SAE, yang merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers. Kemudian, di bagian belakang tulisan SAE biasanya terdapat angka penunjuk tingkat kekentalan oli. Antara mesin motor dan mesin diesel, mempunyai tingkat kekentalan berbeda.

Pemakaian oli mesin diesel di motor memang terbukti membuat awet karena jika pakai oli standar interval pemakaian, hanya sekitar 3.000 kilometer. Sementara kalau pakai oli mesin diesel, bisa dipakai 2 hingga 3 kali lebih lama.



"Meski bisa tahan lebih lama mesin motor nanti jadi bekerja terlalu ekstra karena oli mesin yang kental. Tarikan motor bisa jadi berat," kata Eddy.

Mengutip situs olidepot, pemakaian oli mesin diesel pada motor juga berpotensi membahayakan ruang mesin, sebab formula oli mesin diesel dan mesin motor beda. Sehingga dikhawatirkan, memberi dampak pada keausan mesin dan kinerja mesin.

Jadi, lebih baik pikir ulang jika ingin memakai oli mesin diesel di motor ya detikers.

Simak Video "Pengakuan Pemuda yang Bakar Motor karena Ditilang"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com