Kamis, 11 Jul 2019 21:03 WIB

Risiko Modifikasi Ganti Lapisan Jok Dijahit

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi Foto: Grandyos Zafna Ilustrasi Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Lapisan jok motor bawaan pabrik sudah dirancang sedemikan rupa untuk kenyamanan dan kegunaan sehari. Umumnya lapisan tempat duduk ini menggunakan satu lembar penuh bahan sehingga tak ditemukan jahitan pada bagian luarnya.

Berbeda dengan lapisan jok yang dibuat untuk kebutuhan haya hidup atau modifikasi. Bahkan beberapa penyedia jasa pembuatan ini mampu memberikan kombinasi berbagai warna dan bahan untuk melapisi jok motor.



Sayangnya ada resiko tersendiri bagi anda yang menggunakan jok seperti ini untuk motor yang digunakan sehari-hari. Penggabungan warna dan material tersebut dilakukan dengan teknik jahitan sehingga kemungkingan besar jok akan menyerap air ketika tersiram air.

"Itu jahitan memang rembes jadi kelemahan modifikasi jok motor kalau dijahit akan rembes," ujar Manager Digital Creative Division MBtech, Edi Pamungkas usai meluncurkan produk terbarunya MBTech Giorgio di Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019).



Edi menegaskan hal tersebut akan menimbulkan masalah lain tentunya. Ketika air sudah terserap dan menumpuk tentunya ada potensi menimbulkan bau dan berbagai mikroorganisme dapat berkembangbiak. "Kalau sudah basah ya nanti pastinya diduduki penumpang jadi basah juga, terus kalau dibiarkan jadi bau," lanjutnya.

Untungnya saat ini ada beberapa layanan pembuatan jok yang sudah menangani masalah tersebut dan menemukan solusinya. Bagi anda yang berminat memodifikasi lapisan jok motor minta lah pada pembutnya agar dilapisi plastik.

"Sekarang pembuat jok udah pinter bisa dikasih jahit plastik atau sealer udah ada beberapa orang yang bisa, dijahit dulu baru dikasih plastiknya," ungkap Edi.

Simak Video "Upaya Turunkan Hujan, 3 Ton Garam Disemai di Langit Riau"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com