ADVERTISEMENT
Rabu, 19 Jun 2019 07:48 WIB

Kapan Harus Ganti Kampas Rem Motor?

Luthfi Anshori - detikOto
Ilustrasi rem motor. Foto: Dadan Kuswaraharja Ilustrasi rem motor. Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta -
Rem jadi komponen penting pada sepeda motor. Maka itu kondisinya harus selalu diperhatikan, agar tetap berfungsi menghentikan laju kendaraan. Salah satu komponen yang perlu rutin diganti adalah kampas rem.

Jadwal penggantian kampas rem sendiri memang tidak bisa ditentukan interval pemakaian. Sebab gaya berkendara setiap orang bisa berbeda-beda. Selain itu, kondisi lalu lintas dan medan yang dilalui pun tidak sama.


"Tergantung pemakaian juga sih. Ada yang dua bulan sampai tiga bulan. Ada juga yang lebih lama dari itu," kata Baim, mekanik RI Matic Shop, Pondok Kopi, Jakarta Timur, ditemui detikcom, Selasa (18/6/2019).

Menurut Baim, ada beberapa indikator yang bisa digunakan pemilik motor untuk mengecek aus tidaknya kampas rem motor tersebut.

"Kalau posisi kampas rem yang menjepit piringan masih lebar, tandanya kampas rem masih bagus. Tapi kalau posisi kampas rem sudah menghimpit piringan, berarti rem sudah aus," ujarnya lagi.

Selain dari pantauan mata, mendeteksi kampas rem aus juga bisa dirasakan dari suara yang keluar dari area cakram saat tuas rem ditekan saat motor dikendarai.


"Karena kampas rem sudah tipis, pasti akan timbul suara dari cakram yang beradu dengan kampas yang tinggal menyisakan pelatnya," jelas Baim.

Jika kampas rem sudah aus, solusi satu-satunya adalah mengganti dengan kampas rem yang baru. Cukup berisiko jika kampas rem aus digunakan terus. Sebab kampas rem bisa membuat cakram pecah.
(lua/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com