Minggu, 02 Jun 2019 07:15 WIB

Motor Nongkrong Kelamaan, Oli Tetap Wajib Diganti

Ridwan Arifin - detikOto
Oli motor. Foto: Wahana Honda Oli motor. Foto: Wahana Honda
Jakarta - Performa oli akan menurun bila kendaraan digunakan setiap hari. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti kondisi jalan (geografis), debu, macet, bahan bakar, udara panas, dan pola berkendara.

Vice President Director PT. Federal Karyatama (FKT) Adrian Baskoro mengatakan bahwa kendaraan yang lama tidak digunakan, penggantian oli mesin motor bisa dilakukan mengikuti waktu atau kilometer tempuhnya. Misalkan, motor sudah enam bulan jarang dipakai, maka kilometernya masih rendah maka tetap harus dilakukan penggantian.


Adrian mengatakan, sebaiknya penggantian oli dilakukan tidak lebih dari batas waktu standar yang sudah ditetapkan. Hal ini dilakukan agar kualitas pelumasan di komponen mesin tetap baik dan untuk mencegah adanya kerusakan pada mesin.

"Sebaiknya diganti, karena jarang dipakai. Oli itu ninggal di dalam mesinnya, tapi selama oli itu tidak berputar, seperti embun, setetes air. Nah ini sebetulnya ada oksidasi," tambahnya.

Bila ditunda, paling tidak akan ada empat kemungkinan yang akan terjadi. Pertama tentu kerusakan berbagai komponen yang berkaitan. Jadi, biaya servis akan meningkat.


Lalu, oli yang sudah menurun kualitasnya akan membuat performa sepeda motor menurun, diantaranya penurunan tenaga dan tarikannya yang mulai kendor. Selain itu, bahan bakar juga jadi lebih boros.

"Iya pasti-lah lebih boros, oli-nya sudah tidak fresh tarikan mesinnya (pengaruh)," ungkap Adrian. (riar/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com