Selasa, 07 Mei 2019 16:37 WIB

Lelah Berkendara Motor Saat Puasa? Jangan Dipaksa

Luthfi Anshori - detikOto
Macet Jakarta. Foto: Rifkianto Nugroho Macet Jakarta. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Menjalani aktivitas di tengah ibadah puasa menjadi tantangan besar bagi umat muslim. Terutama bagi mereka yang setiap harinya harus berkendara motor pulang pergi dari rumah ke tempat kerja, dengan jarak yang jauh.

Oleh sebab itu, jika detikers termasuk orang yang sedang beribadah puasa dan tetap harus berkendara motor setiap harinya, lebih baik jangan memaksakan melanjutkan perjalanan jika kondisi badan tidak memungkinkan.



"Begitu ada tanda-tanda keletihan, segera berhenti untuk beristirahat sejenak," kata instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu, kepada detikcom, Selasa (7/5/2019).



Menurut Jusri, akan berbahaya jika berkendara motor dalam kondisi kelelahan. "Karena saat kita mulai dehidrasi logika kita ini akan terganggu. Jadi para pengemudi yang berada di jalan raya dalam kondisi berpuasa, akan sangat mudah emosi, apalagi jika bersenggolan di kondisi kemacetan," terang Jusri.

Jusri pun mewanti agar para pengendara motor memperbanyak jeda saat perjalanan menuju kantor atau pabrik. "Terutama bagi mereka yang setiap harinya harus berkendara motor ratusan kilometer jauhnya, setiap 120 menit harus berhenti untuk istirahat di SPBU atau di masjid-masjid," pungkas Jusri.


Tonton juga video tanya jawab Islam (Tajil) dengan tema Siapa Sih yang Boleh Nggak Puasa berikut ini:

(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed