Sabtu, 06 Apr 2019 13:59 WIB

Hati-hati! Permen Karet Bisa Sebabkan Rem ABS Motor Rusak

Luthfi Anshori - detikOto
Ilustrasi sistem ABS Foto: Dadan Kuswaraharja Ilustrasi sistem ABS Foto: Dadan Kuswaraharja
Tangerang - Produk-produk motor zaman sekarang sudah banyak yang dibekali fitur ABS (Anti-lock Braking System). Fitur ini akan memberikan tingkat safety yang lebih baik karena punya fungsi untuk mencegah roda motor mengunci karena hard braking.

Seiring pemakaian, teknologi ABS juga bisa mengalami permasalahan. Salah satunya adalah tidak berfungsinya rem ABS karena komponen speed sensor yang bermasalah.



Seperti penjelasan dari Sales Training & Homologation Manager PT Piaggio Indonesia Adi Tristianto, speed sensor bisa tidak terbaca oleh sistem karena beberapa hal.

"Kerusakan ABS paling sering ditemui yakni kotor karena ketutup lumpur. Jadi speed sensornya ketutup. Pernah juga ada kasus permen karet nempel. Jadi nggak kebaca sinyalnya," kata Adi, di Tangerang.

Faktor kedua penyebab rem ABS rusak karena turn wheel-nya rusak akibat insiden kecelakaan.



"Yang kedua si konsumennya jatuh. Dan si turn wheel-nya itu bergelombang. Kadang masuk gap, kadang keluar gap. Si sensor pasti akan bilang, ini ada sesuatu. Akhirnya sinyalnya ngaco," lanjut Adi.

Untuk mengatasi tidak berfungsinya rem ABS, biasanya saat servis berkala mekanik bakal membersihkan area sistem ABS.



"Yang sudah-sudah itu (ABS rusak) karena nempel permen karet, lumpur, dan kotoran. Makanya setiap servis turn wheel itu kan dihajar sama kompresor. Biar kotoran rontok," kata Adi

"Tapi kalau komponen turn wheel sudah bergelombang, saya tidak sarankan untuk dipukul menjadi rata ya. Kan orang Indonesia biasanya sering tuh ngakalin part yang rusak," kekehnya. (lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com