Sabtu, 06 Apr 2019 11:50 WIB

Tanda-tanda Aki Motor Harus Diganti

Luthfi Anshori - detikOto
Ilustrasi Foto: Dikhy Sasra Ilustrasi Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Aki atau battery adalah komponen penting di motor untuk menghidupkan sistem kelistrikan. Aki bekerja untuk sistem electric starter dan menghidupkan lampu-lampu di motor.

Maka itu buat para detikers yang memiliki motor di rumah harus paham ciri - ciri aki motor yang sudah perlu diganti. Aki yang sudah tidak layak pakai tentu akan bikin kinerja motor jadi tidak maksimal.



"Jenis aki rusak itu kan ada dua tandanya. Lagi jalan mati atau memang benar nggak bisa hidup. Nah, kalau memang akinya sudah jelek. Dia nggak bisa nyimpen arus. Susah starter. Begitu sudah panas, motor gampang starter. Itu aki yang jelek," kata
Sales Training & Homologation Manager PT Piaggio Indonesia Adi Tristianto.

"Tapi misal aki mati, lalu dijumper. Tapi begitu jumper dilepas, aki mati, nah itu pengisiannya yang bermasalah," lanjutnya.



Menurut Adi, ciri aki yang lemah bisa diketahui saat menyalakan motor. "Kalau ciri aki yang sudah mati, pagi-pagi, masih dingin starter nggak kuat ngangkat. Abis dijumper nih mesin hidup. Abis itu bisa starter lagi. Nah itu berarti aki nggak bisa nyimpen arus," terangnya lagi.

"Ada juga aki yang kuat nyimpen arus tapi nggak kuat starter. Itu karena daya cracking hilang. Artinya daya voltase dia gede arus bagus cuma starter nggak kuat," lanjut Adi.

"Baiknya, pagi-pagi motor dipanasin dulu. Biar awet dan beban kerjanya nggak terlalu besar. Mau melihat pengecasan aki bagus atau tidak caranya kunci kontak on lampu sein nyalain pencet klakson. Dan periksa voltase, begitu di-starter penunjuk di bawah 9 volt berarti aki jelek. Tapi kalau dari 12 itu dia turun mendekati 9 volt itu crackingnya masih bagus," pungkasnya. (lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed