Perilaku ini cukup sering ditemukan di jalanan setiap hari. Entah alasan kecanduan gadget atau sekadar mengisi waktu luang saat berkendara, tindakan ini akan memberikan pengaruh besar terhadap risiko ketika menghadapi situasi buruk di jalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jusri menegaskan penggunaan HP saat dibonceng sebaiknya dihindari. Selain itu pembonceng juga harus tetap fokus pada jalan dan tidak terdistraksi dengan objek lain. "Sehingga lebih siap jika kendaraan mengalami kecelakaan," tegas Jusri.
Baca juga: Cewek Boncengers Jangan Duduk Menyamping |
Situasi lebih buruk sering kali terjadi kepada pembonceng karena kaget dengan kondisi yang tidak ditangkap oleh inderanya baik itu penglihatan atau pendengaran. Sedangkan pengemudi yang tahu langsung dengan apa yang dihadapinya lebih siap dan bisa mengurangi risiko cedera yang lebih parah.
"Kalau kecelakaan penumpang tidak sempat mendeteksi dan antisipasi kecelakaan. Ketika motor melaju dalam kecepatan tinggi dan mengalami kecelakaan dia akan terpental dengan kecepatan yang sama dengan motor jika tidak siap. Berbeda dengan pengemudi yang sudah mengantisipasi dan menyiapkan reaksi dalam menghadapi situasi tersebut," tukas Jusri. (rip/rgr)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia