Kamis, 10 Jan 2019 16:30 WIB

Hai Bikers, Jangan Sembarangan Ganti Kaca Spion Motor Ya

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Banyak bikers menganggap kaca spion motor orisinal bawaan pabrik cukup mengganggu. Kaca spion bawaan dianggap terlalu lebar, sehingga kurang nyaman diajak bermanuver di tengah kemacetan lalu lintas. Walhasil, kaca spion diganti dengan yang lebih kecil.

Tapi ternyata mengganti kaca spion motor bawaan dengan merek aftermarket nggak direkomendasikan nih Otolovers. Seperti dilansir dari astra-honda.com, mengganti kaca spion standar dengan spion variasi berpotensi menghilangkan fungsi kaca spion itu sendiri.



Alasannya karena kaca spion bawaan sudah didesain sesuai spesifikasi motornya. Posisi riding setiap motor berbeda-beda. Ada yang duduk tegak, ada juga yang racy dengan posisi badan sedikit menunduk. Lebar setang setiap motor pun beda-beda. Jadi derajat kemiringan kaca spion sudah didesain supaya mudah dilihat pengendara.

Misalkan saja jika spion motor Otolovers punya lebar 15 cm lalu diganti dengan kaca spion yang lebarnya hanya 10 cm, maka bisa dipastikan kondisi jalan di belakang tidak terlihat. Hanya tangan pengendara saja tertangkap pantulan kaca.



Di sisi lain, spion motor bawaan pabrik justru sangat berguna saat digunakan selap-selip di kemacetan. Mengapa? Karena desain kaca spion standar biasanya lebih lebar dari setang motor. Jadi jika ingin berkendara di tengah dua mobil yang merayap, pengendara bisa memperkirakan masuk atau tidaknya setang melalui kaca spion.

Adanya kaca spion menjadi salah satu unsur keamanan yang penting. Pasalnya naik motor itu memiliki risiko jauh lebih besar ketimbang mobil. Biar aman di jalan salah satu caranya adalah dengan tetap rajin memantau kondisi lalu lintas di belakang lewat dua kaca spion di setang. (lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed