Sabtu, 05 Jan 2019 21:08 WIB

Bikin Kaget, Suspensi Ohlins Paling Banyak Dipakai di Skutik!

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Khairul Imam Ghozali Foto: Khairul Imam Ghozali
Jakarta - Penggunaan suspensi aftermarket jadi pilihan bikers untuk menunjang kenyamanan berkendara. Ohlins contohnya, ternyata pangsa pasar terbesarnya adalah skuter matic berkubikasi 150 cc.

"Saat ini pangsa pasar Ohlins ada pada skutik apalagi sekarang keluar matik-matik besar seperti Honda PCX dan Forza, juga Yamaha Nmax dan Xmax. Pokoknya motor matik 150 cc ke atas seperti Honda Vario juga lumayan," ungkap Sales & Marketing PT Sena Autopart Indonesia Nana Budhi Satya beberapa waktu lalu.



Setelah skutik barulah segmen motor sport menjadi pasar penjualan suspensi besutan Swedia ini. "Disusul sport 250 cc, seperti Kawasaki Ninja 250, Honda CBR 250 RR, dan Yamaha R25," tambah Nana.

Salah satu keunggulan suspensi Ohlins adalah tingkat keempukan bisa disesuaikan dengan gaya berkendara penggunanya. "Tingkat kekerasan juga bisa disetel sesuai selera, yang sering cornering, touring pasti ingin setelan yang berbeda. Sehingga tingkat kekerasan bisa disetel," ungkap Nana.



"Kompresi selalu menyatu dengan tabung, kalau yang menyatu dengan as namanya rebound. Berfungsi mengatur cepat atau lambatnya kinerja shock. Tapi bisa dikustom juga kompresi mau lebih keras atau lebih lembut karena kami punya spare part," jelas Nana.

Untuk suspensi skutik, harganya beriksar pada Rp 3-7 jutaan, untuk motor sport di kisaran Rp 7-8,5 juta. Sementara untuk motor yang lebih besar seperti Ducati Scrambler, Kawasaki W 800, Triumph Bonneville, Truxhton, Scrambler harganya berkisar pada Rp 7-11 juta. (riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed