Selasa, 30 Okt 2018 19:03 WIB

Pajak Moge yang Mahal Buat Riders Menjerit

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: dok detikcom Foto: dok detikcom
Jakarta - Pajak motor gede (moge) termasuk kategori barang mewah sehingga harganya bisa menjadi sangat tinggi. Bahkan dikatakan harga moge seperti Harley Davidson, Victory, Honda Goldwing harganya bisa lebih mahal berkali lipat di negara asalnya.

Ketua Umum Motor Besar Indonesia (MBI) Satrio Nur Rachmanto atau akrab disapa Rio Castelo mengaku terasa dengan hal tersebut.

"Kita sebagai riders motor dengan pajak yang begitu tinggi sebenarnya menjerit-lah ya, sekarang hampir 200 persen kalo gak salah, sekarang motor baru contohnya kemarin (Honda) Gold Wing yang baru keluar, Harley, Victory Indian di atas Rp 1 miliaran," ungkap Rio Castelo.



Dengan kondisi seperti ini apakah mungkin bisa memicu pasar motor gede dengan kondisi bodong?

"Betul, saya nggak bilang begitu ya cuma melihat kenyataan masih banyak motor seperti itu beredar," ungkap Rio.

MBI yang baru terbentuk sejak Mei 2018 ingin menunjukkan sebagai komunitas yang taat dengan aturan yang berlaku. Salah satu contohnya untuk menjadi anggota MBI harus kendaraan 400 cc ke atas dan tentunya dengan surat yang lengkap.

"Di MBI sendiri tidak menyarankan, karena membernya banyak beraneka ragam status seperti saya bilang tadi ada polisi, pejabat, tentara kalau ada masalah dengan hukum kita tidak tebang pilih, kalau memang salah ya salah," ungkap Rio Castelo.




Sementara itu dia menambahkan mengendarai motor moge (moge) perlu perhatian khusus. Karakter dan cara mengendarainya tak sama dengan membawa motor berkubikasi lebih kecil. Khusus bagi yang pemula jangan lupa untuk wajib mengikuti safety riding.

"Karena cara mengendarai motor kecil dengan motor besar beda dari segi kecepatan, bobot, nah makanya di kita selalu mengadakan safety riding itu cara berhenti, ngegas, terus jatuh cara bangunin motor bagaimana, dan semua diajarin," kata Rio Castello

"Kan beda naik motor bebek jatuh tinggal diangkat, kalau naik motor Harley dengan bobot 450 kg, ada tekniknya nggak sembarang diangkat itu kuat, kalau salah tekniknya setengah mati," ujarnya.

(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed