Rabu, 24 Okt 2018 17:23 WIB

Dear Bikers, Jangan Sering Jemur Helm di Bawah Sinar Matahari

Luthfi Anshori - detikOto
Helm Impor. Foto: Luthfi Anshori/detikOto Helm Impor. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta - Sebagai perangkat safety utama, helm juga perlu diperhatikan kondisinya, Otolovers. Helm jangan sampai dijemur berlama-lama di bawah sinar matahari langsung, karena bisa berdampak ke usia pakai helm.

Menurut owner Boss Bikers Dani Sena, helm yang sering dijemur di bawah terik matahari bisa cepat rusak bagian dalamnya.

"Kalau helm sering ditaruh di bawah terik matahari pasti lama kelamaan akan rusak. Bagian inner pasti cepat getas dan rontok," ujar Dani, di sela-sela pembukaan gerai helm dan box motor, Boss Bikers, di Palmerah Jakarta Barat, Rabu (24/10/2018).



Selain bagian liner helm yang cepat rontok, helm dengan corak cat dan warna tertentu, akan cepat pudar jika sering terpapar sinar matahari.

"Khususnya untuk helm dengan warna cat warna stabilo, pasti akan cepat pudar jika sering dijemur. Apalagi jika helm berwarna hijau stabilo itu langsung dicuci air bersih dan dilap. Itu pasti bakal bikin cepat luntur warnanya," pungkas Dani.



Maka itu, ketika Otolovers memarkirkan motor dengan niatan meninggalkan helm di motor, lebih baik cari tempat yang lebih teduh dan jangan terpapar sinar matahari langsung.

Selain menghindari menjemur helm di bawah sinar matahari langsung, ada lagi satu cara yang direkomendasikan dalam merawat helm kesayangan.

"Terutama untuk membersihkan visornya, usahakan jangan pakai sabun yang sifatnya keras seperti bubuk deterjen atau sabun colek. Pakai sabun cair masih aman. Selain itu, kalau benar-benar ingin menjaga visor helm dari gejala retak-retak, lebih direkomendasikan mencucinya pakai air mineral," pungkas Dani. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed