Minggu, 22 Apr 2018 15:08 WIB

Wawan Hermawan Berbagi Tips Ngebut Aman ke Ratusan Bikers CBR

Muhammad Idris - detikOto
Wawan Hermawan Berbagi Tips Ngebut Aman ke Ratusan Bikers CBR. Foto: Ari Saputra Wawan Hermawan Berbagi Tips Ngebut Aman ke Ratusan Bikers CBR. Foto: Ari Saputra
Bogor -

[Gambas:Video 20detik]

Ratusan bikers yang berlaga di seri balapan pertama Indonesia CBR Race Day (ICE Day) 2018, mendapatkan coaching clinic dari pembalap nasional Wawan Hermawan. Selain pengenalan sirkuit dan peraturan balapan, pembalap kawasan tersebut menekankan pada teknik-teknik keselamatan saat bikers memacu motornya dalam kecepatan tinggi.

Para bikers dari sejumlah komunitas CBR mendengarkan paparan Wawan dengan cukup antusias. Peserta yang berlaga di Sentul ini memang kebanyakan berasal dari pembalap pemula. Sebagian riders bahkan belum pernah mencicipi aspal Sirkuit Sentul.

Dijelaskan Wawan, pergerakan tubuh dan pandangan mata, jadi faktor utama yang harus diperhatikan pembalap saat meliuk-liuk di arena sirkuit. Termasuk mengubah posisi kaki hingga kepala yang perlu disesuaikan, baik saat di trek lurus maupun tikungan.


"Jadi pada saat start, badan harus condong ke depan, fokus pandangan pada lampu start. Pas memacu motor di trek lurus, badan harus menunduk pada posisi bersembunyi karena ini hubungannya dengan aerodinamis," terang Wawan.

Lanjut dia, pergerakan kecil pun sangat vital bagi pembalap untuk menyesuaikan kecepatan dan bermanuver saat menantang tikungan tajam maupun landai. Dia mencontohkan, pergerakan kaki dan bokong sangat mempengaruhi kestabilan motor balap.

"Mau belok ke kanan, pantat harus geser ke kanan. Badan tetap condong, dengan tangan memegang grip dengan kencang, tapi lengan harus tetap rileks. Saat di belokan, kaki harus jinjit, ini berfungsi sebagai sensor, mendeteksi kalau ban belakang ada yang slip. Sementara kaki kiri tetap rapat (tidak jinjit)," kata Wawan.

"Saat balapan, pandangan mata harus ke arah lintasan yang mau kita tuju, bukan ke arah motor pembalap lain. Fungsinya itu mengantisipasi ada motor jatuh di depannya larinya kemana, sehingga kita tahu untuk mengambil jalan lain," imbuhnya.


Hal yang tak kalah pentingnya untuk keselatan balapan, sambung dia, yakni melakukan pemanasan sebelum bikers masuk pit sirkuit. Pemanasan wajib hukumnya dilakukan sebelum ngebut.

"Pemanasan itu rangkaian dari sebelum riding, dari ujung kepala sampai kaki. Fungsinya pemanasan itu untuk mempersiapkan race, kedua pemanasan itu mengurangi cedera berlebih saat jatuh misalnya. Makanya sangat disarankan," tutur Wawan.

Seperti diketahui, balapan ajang ICE Day 2018 di Sirkuit Sentul dibagi dalam dua kelas yaitu 250cc dan 150cc untuk masing-masing 4 lap. Masing-masing kelas memiliki dua kategori yaitu komunitas dan non komunitas. Pada kategori komunitas, disiapkan tiga level peserta yaitu pemula A, pemula B, dan pemula C.

Ketiga level tersebut akan ditentukan berdasarkan bracket time saat sesi kualifikasi. Pada kategori non komunitas, peserta akan dipecah menjadi dua level yaitu tingkat pemula dan advance yang juga ditentukan dengan bracket time. Ajang balap komunitas ini menyediakan total hadiah sejumlah Rp 55.000.000. (idr/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed