Ada pula yang sering menggonta-ganti bensinnya, seperti tiga hari mengisi dengan Pertamax, empat hari sisanya diisi Premium. Melihat perilaku tersebut, Service Advisor Cilangkap Mas Motor Ramdani mengatakan bahwa hal itu tidak masalah hanya saja jangan dilakukan terlalu sering.
Apalagi bila pergantian tersebut lebih condong untuk memasukkan bensin dengan oktan yang lebih rendah dari pada rekomendasi pabrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam siklus pergantian bensin seperti itu, proses pembakaran bensin untuk memberikan tenaga agar motor dapat melaju tidak sempurna dan meninggalkan residu. Akhirnya, tidak hanya akan membuat kendaraan telat bereaksi, tetapi juga mengalami kerusakan.
"Bila pembakaran tidak sempurna, tarikan motor tidak enak nantinya atau telat bereaksi saat kita gas," ucap Ramdani.
"Penumpukkan kerak pada dinding seher yang dikarenakan ada beberapa residu yang masih tersisa juga menjadi masalah selanjutnya dari fenomena tersebut. Terakhir, motor bisa-bisa jebol dan rusak," tutupnya (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya
Viral BYD Atto 1 Motong Lajur, Diklakson Panjang Nggak Terima Malah Mukul
Kenapa Perpanjang STNK 5 Tahunan Harus ke Samsat?