Pemilik Bengkel Rumah Ban Motor, Aldrin mengatakan kembangan ban memiliki peran yang sangat penting, salah satunya bisa berfungsi pada saat jalanan basah saat diguyur hujan.
"Membelah air-nya lebih cepat (fungsi dari kembangan ban-red). Jadi air lebih terbelah dan napaknya lebih sempurna. Terkadang saat mengendarai motor saat hujan ban bisa sangat licin, karena napak ban tidak sempurna atau mengambang," ujarnya saat ditemui detikOto, di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ban-ban dulu banyak kembangan yang garis tengah, makin ke sini (ban yang ada dijual saat ini-Red), seiring teknologi, dia menghitung buat membelah airnya sudah cukup atau belum. Sehingga nggak perlu ada garis tengahnya lagi, kalau sekarang banyak yang neyilang, misalkan ban bulet, terus dia nempel ke aspal, area kontaknya nggak keseluruhan juga, palingan di tengah," tuturnya.
Selain itu lanjut Aldrin menjelaskan, saat ini beberapa pabrikan ban di luar negeri, membuat ban dengan rotasi kembangan ban terbalik.
"Jadi misalkan arah tapak-nya (kembangannya-Red) kaya panah, nanti jadi desainnya berbalik panah-nya ke arah belakang. Desain ini dimaksudkan untuk membuang air pada ban lebih cepet dan air-nya bisa terbelah," tambahnya. (khi/lth)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM