Pemilik Bengkel Rumah Ban Motor, Aldrin mengatakan, angin nitrogen lebih cocok untuk motor besar, dan untuk motor yang digunakan jarak jauh. Karena nitrogen memiliki molekul yang ringan, dingin dan lebih stabil.
"Karena dia (nitrogen) membantu, yang bikin panas (ban) ini kan napak gesekan ban sama aspal, kalau berat (bobot motor) kan dia makin besar tuh tumpuan (ban) nya, jadi kalau sama nitrogen ini dia lebih dingin, jadi lebih ringan," ujarnya saat ditemui detikOto, di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (motor) berasanya lebih ngambang, karena enteng (molekul nitrogen) sama suhunya dia kan dingin, lebih lama panasnya, kadang kan ban ini butuh suhu kerja biar dia lebih lengket," tutur Aldrin
Jika ban dengan angin nitrogen hanya dipakai untuk jarak dekat saja, juga akan menimbulkan ketidak nyamanan.
"Kalau kita cuma stop and go, pergi dekat-dekat doang, akhirnya suhu kerjanya tidak tercapai, suhunya masih dingin akhirnya kurang lengket," kata Aldrin. (khi/lth)












































Komentar Terbanyak
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Dealer Mobil Jepang Berguguran di RI, Menperin Wanti-wanti Begini