Sriyono, dari Technical Training Department Astra Honda Motor (AHM) mengatakan, sebelum menyimpulkan bahwa kualitas akinya jelek, cek dulu arus listrik pengisian aki tersebut. Apakah arus listriknya normal atau tidak.
"Cek dulu pengisiannya, bisa jadi amperenya (arus listrik) kegedean. Bisa jadi si kiprok ngisi aki itu dengan ampere yang lebih besar, sehingga overcharge," kata Sriyono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sama seperti baterai pada umumnya, jika terjadi overcharged, aki bisa menggembung. Akibatnya, aki bisa drop. Bahkan ekstremnya, aki bisa meledak jika dipaksakan.
Selain arus listrik yang berlebih, jika aki drop padahal baru beli, bisa jadi salah satu kabel untuk membuang arus berlebih di kiprok lepas. Biasanya, kata Sriyono, kabel itu berwarna hijau yang akan membuang arus listrik berlebih.
"Nah bisa jadi kabel hijau di-kiprok itu lepas. Padahal kabel hijau itu tempat pembuangan kalau kelebihan arus. Mesin motor itu kan berputar terus dan menghasilkan listrik, berartiterjadinge-charge, tapi kalau sudah penuh, akimasaknolak? Makanya dibuang melalui kabel hijau ke bodi,"jelasSriyono.












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?