Seperti disampaikan instruktur defensive riding dari Rifat Drive Labs, Citra Ayu Lestari, pemudik yang menggunakan sepeda motor disarankan untuk tidak membawa anak kecil di motor. Sebaiknya, anak-anak kecil dan ibunya mudik menggunakan angkutan umum. Apalagi, saat ini sudah banyak program mudik gratis dari pemerintah maupun pihak swasta.
"Ketika kita memutuskan mudik menggunakan kendaraan pribadi, kita harus tahu fisik kita, kita punya riwayat penyakit apa. Kemudian kalau memang memaksakan anak-istri ikut, kira-kira anak istri kita punya kekebalan fisik yang sama enggak sama kita. Karena kondisi badan anak kecil dan wanita lebih ringkih ketimbang pria. Lebih amannya, antarkan mereka ke kereta api ataupun bus," kata Citra saat berbincang dengan detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saran dari Citra untuk tidak membawa anak kecil mudik menggunakan sepeda motor bukan tanpa alasan. Dia sering mendengar kasus tak mengenakkan ketika anak kecil itu harus dibonceng di sepeda motor.
"Saya pernah dengar tahun berapa gitu, pemudik bawa bayi, baru sampai Karawang, bayinya sudah biru kondisinya, sudah enggak ada nyawa. Karena tersekap, enggak ada udara, desak-desakan. Kemudian ada juga, masih di wilayah Jabodetabek, sama-sama ngantuk, anaknya jatuh, ibunya enggak ngerti, anaknya terlindas kendaraan lain," ucap Citra.
Dan, jangan sampai anak kecil duduk di depan pengendaranya atau duduk di atas tangki bensin motor. Angin yang menerpa anak kecil dari depan cukup berbahaya.
"Ada juga yangnaruh anaknya di depan, di tempat yang tangki bensin, mudik dari arah Bekasi sampaiWonosobo Dia enggak tahu anaknya udah enggak ada. Dia pikir anaknya tidur di atas tangki, sampai rumah dibangun-bangunin enggak bangun-bangun," cerita Citra.












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...