Ingat, Mudik Pakai Motor, Jangan Bawa Anak Kecil

Ingat, Mudik Pakai Motor, Jangan Bawa Anak Kecil

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 27 Jun 2016 17:11 WIB
Ingat, Mudik Pakai Motor, Jangan Bawa Anak Kecil
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Mudik ke kampung halaman bersama keluarga memang lebih lengkap. Namun, jika Anda mudik menggunakan sepeda motor, Anda disarankan untuk tidak membonceng anak-anak.

Seperti disampaikan instruktur defensive riding dari Rifat Drive Labs, Citra Ayu Lestari, pemudik yang menggunakan sepeda motor disarankan untuk tidak membawa anak kecil di motor. Sebaiknya, anak-anak kecil dan ibunya mudik menggunakan angkutan umum. Apalagi, saat ini sudah banyak program mudik gratis dari pemerintah maupun pihak swasta.

"Ketika kita memutuskan mudik menggunakan kendaraan pribadi, kita harus tahu fisik kita, kita punya riwayat penyakit apa. Kemudian kalau memang memaksakan anak-istri ikut, kira-kira anak istri kita punya kekebalan fisik yang sama enggak sama kita. Karena kondisi badan anak kecil dan wanita lebih ringkih ketimbang pria. Lebih amannya, antarkan mereka ke kereta api ataupun bus," kata Citra saat berbincang dengan detikOto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Citra melanjutkan, kalaupun terdesak harus menggunakan sepeda motor dan membonceng anak kecil, taruh anak kecil di belakang dengan proteksi ibunya. "Kalaupun mau, misalnya taruh di belakang sama ibunya, jadi ada yang megangin. Dengan catatan, ibunya juga harus fit," ujar Citra.

Saran dari Citra untuk tidak membawa anak kecil mudik menggunakan sepeda motor bukan tanpa alasan. Dia sering mendengar kasus tak mengenakkan ketika anak kecil itu harus dibonceng di sepeda motor.

"Saya pernah dengar tahun berapa gitu, pemudik bawa bayi, baru sampai Karawang, bayinya sudah biru kondisinya, sudah enggak ada nyawa. Karena tersekap, enggak ada udara, desak-desakan. Kemudian ada juga, masih di wilayah Jabodetabek, sama-sama ngantuk, anaknya jatuh, ibunya enggak ngerti, anaknya terlindas kendaraan lain," ucap Citra.

Dan, jangan sampai anak kecil duduk di depan pengendaranya atau duduk di atas tangki bensin motor. Angin yang menerpa anak kecil dari depan cukup berbahaya.

"Ada juga yangnaruh anaknya di depan, di tempat yang tangki bensin, mudik dari arah Bekasi sampaiWonosobo Dia enggak tahu anaknya udah enggak ada. Dia pikir anaknya tidur di atas tangki, sampai rumah dibangun-bangunin enggak bangun-bangun," cerita Citra.
(rgr/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads