Motor Injeksi Lemot? Tergantung Jenis Motornya

Motor Injeksi Lemot? Tergantung Jenis Motornya

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 26 Feb 2016 15:42 WIB
Motor Injeksi Lemot? Tergantung Jenis Motornya
Foto: Aditya Maulana
Jakarta - Banyak mitos yang menyebut bahwa tenaga dari motor berteknologi injeksi lebih lemot daripada motor karburator. Padahal, lemot tidaknya sebuah sepeda motor tergantung jenis motornya.

General Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor Wedijanto Widarso mengatakan, masalah tenaga tergantung tujuan motornya. Untuk motor berjenis sport pasti di-setting dengan tenaga maksimal.

"Masalah tenaga tergantung desain menurut saya. Jadi motor itu didesain untuk bertenaga atau tidak. Jadi, kalau dia mau irit, tenaga pasti dikorbankan. Kalau dia mau tenaga besar, pasti bahan bakarnya yang dikorbankan," kata Wedi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun biasanya, pabrikan melakukan setelan semaksmial mungkin. Jadi, tenaga bisa besar namun bahan bakarnya tetap irit.

"Jadi tergantung motornya. Kayak motor Sonic kita dan motor CB150R, mesin boleh sama, tapi settingan-nya berbeda, derajat pengapiannya berbeda," ujar Wedi.

Yang pasti, Wedi menegaskan, mitos bahwa motor berteknologi injeksi itu lemot salah. Bahkan motor sport yang bertenaga besar pun tak sedikit yang menggunakan teknologi injeksi.

"Jadi sudut pengapian dan pemasukan bahan bakar yang mempengaruhi si powernya sendiri," ucap Wedi. (rgr/ddn)

Berita Terkait