Liburan Imlek Keluar Kota Naik Mobil? Waspada Potensi Nabrak Truk di Jalan Tol

ADVERTISEMENT

Liburan Imlek Keluar Kota Naik Mobil? Waspada Potensi Nabrak Truk di Jalan Tol

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 22 Jan 2023 13:10 WIB
Puluhan truk kontainer parkir di bahu jalan tol JORR Bintara Jaya, Bekasi Barat, Selasa (20/3/2018). Mereka dilarang masuk tol sebelum jam 09.00 WIB.
Pengendara di jalan tol harus waspada dengan truk yang berhenti di bahu jalan. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Libur panjang pada momen tahun baru China (imlek) 2023 dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat buat pergi liburan ke luar kota. Bagi kamu yang ingin melintasi jalan tol, wajib untuk selalu waspada ya. Terutama dari potensi menabrak truk.

Dikatakan Auto2000 dalam keterangan resminya, kendaraan truk menjadi salah satu yang harus diantisipasi para pengendara mobil pribadi. Soalnya, truk kerap jalan lambat. Selain itu, ada juga truk yang berhenti di bahu jalan tanpa memasang tanda segitiga pengaman.

Berikut tips menghindari potensi menabrak belakang truk di jalan tol:

1. Pahami Kekurangan Truk

Sebelumnya, kamu wajib memahami kekurangan truk, terutama dimensi dan bobotnya yang besar. Truk bergerak lambat, sehingga membutuhkan waktu untuk akselerasi dan pengereman, termasuk membutuhkan ruang yang luas saat manuver dan memiliki blind spot yang luas.

2. Hindari Mengemudi Agresif

Jalan tol yang lengang dapat mendorong kamu untuk mengemudi secara agresif. Misalnya, pindah lajur tiba-tiba karena tidak sabar menunggu mobil di depan kembali ke lajur kiri. Masalahnya, di sebelah kiri sering terdapat truk yang melaju perlahan. Dengan perbedaan kecepatan yang tinggi, tanpa disadari mobil tiba-tiba sudah dekat dengan bak truk. Risikonya sangat besar jika kamu gagal mengantisipasinya.

3. Waspada Pergerakan Truk di Depan

Tingkatkan kewaspadaan jika di depan ada beberapa truk melaju di lajur kiri. Gunanya untuk mengantisipasi jika ada salah satu truk secara mendadak pindah ke lajur kanan untuk menyalip truk lain di depannya. Jangan ragu untuk memberikan isyarat lampu dim ketika terlihat ada yang ingin bergerak ke kanan. Segera kurangi kecepatan jika truk tersebut tetap memaksa pindah lajur.

4. Patuhi Batas Kecepatan di Jalan

Jalan tol antar kota memiliki batas kecepatan minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam. Di beberapa lokasi, seperti daerah rawan kecelakaan atau jalan pegunungan, kecepatan maksimal turun jadi 80 km/jam. Mobil yang terlalu cepat akan sulit dikendalikan. Tentu sangat berbahaya kalau di depan ada truk. Terlalu lambat, maka risikonya adalah menghambat laju mobil lain atau ditabrak dari belakang.

5. Jaga Jarak Aman dengan Truk

Dengan menjaga jarak aman, kamu mampu melihat potensi masalah dari truk di depan dan melakukan manuver menghindar saat dibutuhkan. Seperti ketika ada truk yang tidak kuat menanjak. Termasuk memiliki ruang yang cukup untuk melakukan pengereman jika diharuskan mengurangi kecepatan.

6. Jangan Mengalihkan Perhatian dari Jalan

Beberapa waktu lalu ada kecelakaan akibat sopir mengambil ponsel yang jatuh ke lantai. Meskipun hanya sepersekian detik, perhatian yang terdistraksi cukup untuk membuat tidak waspada pada kondisi jalan. Lupakan ponsel dan update social media supaya tidak mengalihkan perhatian dari jalan.

7. Bahu Jalan Hanya Untuk Darurat

Kerap ada truk yang berhenti di bahu jalan tapi tidak dilengkapi penanda seperti segitiga pengaman. Dengan kecepatan mobil yang tinggi dan truk berhenti, dampak tabrakan yang terjadi bisa sangat mengerikan. Selain itu, aturan lalu lintas memang melarang berkendara di bahu jalan dengan alasan apapun.

8. Hati-hati Truk Tanpa Lampu Belakang dan Stiker Pemantul Cahaya

Sama dengan jenis kendaraan lain, truk wajib memiliki lampu belakang yang berfungsi normal. Sayangnya, masih dapat ditemui truk yang lampu belakangnya mati atau redup, ditambah lagi kurangnya penggunaan stiker pemantul cahaya. Maka dari itu sebaiknya jaga kecepatan saat menyalip, apalagi yang nekat mengambil jalur kiri atau bahu jalan, di mana jadi jalurnya truk melaju.



Simak Video "Cara Merawat dan Tekanan Angin Ban Serep Mobil"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/riar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT