Mengenal Teknologi Turbocharger dan Cara Merawatnya

ADVERTISEMENT

Mengenal Teknologi Turbocharger dan Cara Merawatnya

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 20 Nov 2022 07:36 WIB
Mengenal teknologi turbocharger dan cara merawatnya
Foto: Dok. Sirimas. Mengenal teknologi turbocharger dan cara merawatnya.
Jakarta -

Teknologi turbocharger semakin lazim digunakan pada produk-produk kendaraan roda empat di Indonesia. Bahkan, mobil kapasitas mesin 1.000 cc pun kini sudah ada yang mengadopsi teknologi tersebut. Seperti apa cara kerja turbocharger dan cara merawatnya?

Dijelaskan Technical Specialist & Advisor Sirimas Turbocharger Specialist, Gandi, kehadiran perangkat turbo pada mesin mobil memiliki peran meningkatkan performa, serta akselerasi yang mumpuni.

Turbocharger adalah salah satu perangkat sistem induksi paksa atau forced induction system untuk meningkatkan power atau tenaga mesin kendaraan secara instan dengan memanfaatkan gas buang dari mesin.

Mengenal teknologi turbocharger dan cara merawatnyaMengenal teknologi turbocharger dan cara merawatnya Foto: Dok. Sirimas

"Mekanismenya, dengan suplai udara yang lebih padat dan lebih banyak ke dalam ruang bakar jadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan performa mesin. Hasilnya tak hanya tenaga yang bertambah, efek positif penggunaan turbocharger yang didukung suplai udara yang konsisten juga mampu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar," kata Gandi dalam keterangan resmi.

Sebagai komponen kendaraan, turbocharger pun bisa mengalami kerusakan. Cara deteksi kerusakan turbo bisa dari berbagai faktor. Seperti masuknya benda asing ke dalam komponen turbo dan kurangnya kualitas oli ke komponen turbo. Tidak sedikit pula pemilik kendaraan yang mengabaikan pentingnya kebersihan dan penggantian filter udara dan filter oli. Hal inilah yang mampu membuat komponen turbo pada kendaraan Anda tidak berfungsi secara maksimal.

Adapun kerusakan turbo bisa terjadi karena masuknya benda asing mulai dari debu, serpihan batu, pasir, kerikil, serta kotoran yang masuk ke dalam housing filter tanpa kita sadari. Di sisi lain, compressor wheel turbocharger yang terbuat dari bahan aluminium ini bekerja pada putaran mesin sangat tinggi dan rentan terhadap benturan benda asing tersebut. Tentunya akan membuat komponen turbo cepat rusak, bahkan performa kendaraan pun akan menurun.

"Salah satu hal yang bisa kita deteksi dari kerusakan turbo adalah timbulnya suara melengking dari komponen turbo. Karena kotoran yang masuk tersebut membentur blades compressor wheel. Bahkan kebocoran oli pada turbocharger pun bisa membahayakan. Salah satu efeknya ketika kekurangan suplai oli akan membuat engine jamming," wanti Gandi.

"Workshop Sirimas hadir untuk memberikan kenyamanan terhadap komponen turbo pada mobil kesayangan Anda. Kami memiliki layanan pengecekan kondisi kerusakan turbo (Damage Analysis Report) yang dapat dinikmati secara gratis. Selain itu kita melayani jasa perbaikan turbo atau servis turbo," sambungnya.

Lebih lanjut Gandi menambahkan bahwa workshop Sirimas Turbocharger Specialist ini memberikan konsultasi gratis sekaligus repair turbo. "Anda dapat bertanya seputar turbo. Mulai dari cara kerja, problem, tingkat kerusakan turbo, rincian biaya servis, hingga penggantian parts," tukasnya.

Mengenal teknologi turbocharger dan cara merawatnyaMengenal teknologi turbocharger dan cara merawatnya Foto: Dok. Sirimas



Simak Video "4 Hal yang Sering Jadi Biang Keladi Arus Listrik Mobil Tak Stabil!"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT