ADVERTISEMENT

Pelajaran dari Kecelakaan Maut HiAce Vs Truk di Tol Batang

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 05 Sep 2022 18:19 WIB
Kecelakaan minibus vs truk trailer di Tol Batang tewaskan tujuh orang, Senin (5/9/2022).
Kecelakaan minibus vs truk trailer di Tol Batang tewaskan tujuh orang, Senin (5/9/2022). (Foto: dok. Satlantas Polres Batang)
Jakarta -

Kecelakaan maut terjadi lagi, kali ini di Tol Semarang-Batang, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, pagi tadi. Kecelakaan ini menewaskan tujuh orang. Ini pelajaran penting dari kecelakaan maut di Tol Batang agar tak terulang lagi.

Kecelakaan itu melibatkan sebuah mobil Toyota HiAce yang menabrak bagian belakang truk. Menurut keterangan polisi, diduga kecelakaan akibat sopir mobil HiAce mengantuk. Mobil minibus itu kemudian hilang kendali usai menabrak dan baru berhenti setelah masuk ke parit.

"Diduga pengemudi mengantuk kemudian berjalan oleng ke kiri menabrak bodi belakang samping kanan dari truk trailer," ujar Kombes Iqbal Alqudusy dikutip detikJateng, Senin (5/9/2022).

Kecelakaan itu terjadi di tol KM 375 +300 Jalur A pada pukul 07.27 WIB. Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni minibus Toyota Hiace bernopol W 7202 NA yang berjalan dari arah Jakarta ke Semarang dan truk trailer bernopol L 8835 US yang melaju searah. Mobil HiAce kemudian hilang kendali usai menabrak bagian belakang truk dan baru berhenti setelah masuk ke parit.

Dari kecelakaan nahas yang menewaskan 7 orang ini, ada pelajaran penting yang bisa diambil agar tak terulang peristiwa serupa, terutama soal mengemudi dalam keadaan mengantuk. Menurut praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengantuk saat berkendara disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurang tidur, lelah, terlalu lama duduk mengemudi, bosan akibat highway hypnosis, hingga faktor usia.

"Yang paling paham kemampuan, kekurangan dari tubuh kita adalah diri sendiri. Ngantuk tidak tiba-tiba menghinggap, tapi ada tanda-tanda sebelumnya. Pegal, mata perih, persepsi jarak mulai ngaco, pandangan buram sampai dengan kecepatan melambat," kata Sony kepada detikcom, Senin (5/9/2022).

Jika sudah mengalami tanda-tanda itu, kata Sony, jangan berspekulasi, segera cari rest area terdekat untuk beristirahat. Berhenti sejenak untuk keluar kabin, melancarkan darah dan oksigen dengan rangsangan stretching ringan.

"Jangan pernah anggap remeh ngantuk saat mengemudi. Karena hal tersebut sama dengan mengemudi dengan mata tertutup. Kecelakaan sudah menunggu di depan," sebutnya.



Simak Video "Ringseknya Kendaraan Terlibat Kecelakaan Maut di Tol Batang"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT