Jangan Lakukan Hal Ini Kalau Terlanjur Salah Isi BBM, Jangan!

Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 17 Jun 2022 19:43 WIB
A customer pumps gas at a Shell gas station, Tuesday, May 10, 2022, in Miami. (AP Photo/Marta Lavandier)
Apa yang harus dilakukan ketika sudah terlanjur salah isi BBM? (Foto: AP Photo/Marta Lavandier)
Jakarta -

Kesalahan pengisian BBM bisa terjadi pada siapa saja. Terbaru, permasalahan itu diduga dialami oleh seorang pengendara di SPBU Bintaro. Kejadian itu membuat pengendara kesal dan disebut meminta petugas SPBU untuk menguras tangki sekaligus membetulkan mesin mobil.

Salah isi BBM memang bisa berakibat fatal pada kendaraan. Terlebih mobil yang seharusnya diisi bensin malah diisi solar. Pun demikian dengan sebaliknya. Mobil diesel yang diisi bensin akan berdampak buruk pada mesin.

Lalu bagaimana bila sudah terlanjur salah mengisi BBM? Melansir Auto2000, bila mobil salah diisi BBM maka segera pindahkan dari lokasi SPBU dengan cara didorong dan kondisi mati. Jangan dulu menyalakan mesin karena berisiko membuat komponen mesin rusak hingga bisa turun mesin.

Bila mesin terlanjur dinyalakan, langsung matikan. Carilah tempat untuk menepi. Jika mobil dipaksa berjalan terlebih dipacu dalam kecepatan tinggi makin cepat memicu komponen mesin rusak. Usahakan untuk menguras tangki sekaligus cek apakah ada komponen yang rusak dan segera lakukan servis.

Perlu diketahui ketika mobil bensin diisi dengan solar sudah pasti akan sulit dihidupkan. Solar membutuhkan kompresi tinggi untuk memicu ledakan di ruang bakar.

Selain itu, tekanan pompa bensin yang lebih rendah ketimbang mesin diesel serta suhu percikan api busi yang tidak sesuai titik nyala solar belum cukup untuk memicu ledakan. Maka dari itu, mesin bensin yang diisi dengan solar bakal sulit dihidupkan. Kalaupun bisa, umumnya karena masih tersisa bensin di tangki BBM mobil.

Perlu diingat, mesin diesel membutuhkan bahan bakar yang dapat terbakar sendiri karena hanya mengandalkan kompresi mesin yang tinggi. Sementara itu, bahan bakar untuk mesin bensin membutuhkan busi untuk membakarnya.

Hal yang sama juga terjadi jika mesin mobil diesel diisi dengan bahan bakar bensin. Alhasil, dapur pacu diesel dapat dinyalakan lantaran kompresi mesin dan suhu yang tinggi di dalam ruang bakar sanggup membakar bensin.

Masalah ini dapat timbul karena pembakaran tidak dapat diatur sesuai kebutuhan mesin sehingga mengakibatkannya kehilangan tenaga, knocking alias ngelitik, serta membuat komponen mesin rusak bahkan jebol dan berujung harus turun mesin.



Simak Video "Kenali 6 Ciri-ciri Mobil Mulai Boros Bensin"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)