Kecelakaan Grup Musik Debu Diduga Karena Sopir Ngantuk, Ini 5 Cara Mengusir Kantuk

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Selasa, 19 Apr 2022 09:15 WIB
Seorang wanita ngantuk saat nyetir
Tips usir kantuk saat nyetir. Foto: GEM Motoring Assist
Jakarta -

Mengantuk menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas. Bahkan, diduga penyebab kecelakaan yang dialami kelompok musik Debu karena sopir mengantuk.

Polisi telah meminta keterangan sopir mobil Vellfire yang membawa kelompok musik Debu, Miarto. Miarto diduga mengantuk ketika mengemudikan mobil. Namun, Miarto membantah dirinya mengantuk.

Terlepas dari hal itu, mengantuk apalagi dalam kondisi berpuasa menjadi tantangan bagi pengemudi. Mengantuk saat mengemudi mobil ketika berpuasa tidak dapat dihindari karena perubahan jam biologis dan metabolisme tubuh.

Untuk mencegah kantuk, Auto2000 memberikan lima tips mengusir kantuk saat puasa. Berikut rinciannya.

1. Disiplin Mengatur Jam Tidur

Pengendara harus memaksakan diri membuat jadwal tidur tetap di malam hari dan konsisten menjalaninya selama bulan puasa untuk memenuhi kebutuhan kualitas dan kuantitas tidur yang memadai. Kurang tidur dapat menyebabkan tubuh merasa memiliki utang tidur sehingga kerap mengantuk di siang hari.

Usahakan untuk sering terpapar sinar matahari di siang hari untuk memperkuat jam biologis dan hindari cahaya dari layar gadget atau televisi sebelum tidur malam untuk mencegah kelelahan. Berikutnya, pengendara juga wajib menjaga pola makan, karena diet yang seimbang dapat membuat tidur lebih baik dan pulas, serta tidak kekenyangan saat mau tidur malam. Apalagi esok harinya langsung makan sahur dengan selisih waktu sangat singkat.

2. Hindari Makan Terlalu Kenyang

Jangan terlalu kenyang saat sahur karena akan membuat kamu mengantuk dan kembali tidur di pagi hari sehingga malas melanjutkan aktivitas. Padahal di waktu yang sama harus mengemudi mobil. Sisa kantuk yang masih tertinggal dapat membuat refleks dan konsentrasi tubuh menurun, sehingga berbahaya jika dipaksakan. Kendalikan nafsu makan ketika buka puasa mengingat masih harus menyetir mobil. Jika kekenyangan, pengendara pasti tidak akan merasa nyaman. Ditambah, serangan kantuk yang dapat terjadi kapan saja akibat kadar gula darah dalam tubuh yang melonjak drastis.

3. Hindari Makanan/Minuman Berkafein Tinggi

Selanjutnya, hindari minuman dengan kandungan kafein tinggi karena membuat tubuh sulit mengantuk. Termasuk menghindari minuman bersoda karena dapat membuat perut tidak nyaman, terutama untuk yang memiliki gangguan lambung. Sebaiknya perbanyak minum air putih sebagai pengganti konsumsi di siang hari dan menjaga tubuh tidak mudah lemas karena dehidrasi. Laksanakan power nap atau tidur singkat di siang hari sekitar 20 - 30 menit untuk mengistirahatkan tubuh agar tetap segar. Atur irama pekerjaan di siang hari, terutama di awal bulan puasa, agar tetap produktif tapi tidak sampai membuat tubuh cepat lelah.

4. Membuka Kaca Mobil

Menghindari kantuk saat berkendara bisa dilakukan dengan membuka kaca mobil dan membiarkan sejenak udara luar masuk ke dalam kabin sehingga lebih segar. Kemudian peregangan otot-otot yang kaku. Mulai dari menggerakkan kepala secukupnya, menegakkan tubuh dan melakukan senam mata dengan melirik sisi kanan kiri untuk mengecek spion secara berkala.

5. Segera Istirahat

Saat serangan kantuk sudah sulit dihindarkan ketika mengemudi mobil, tak ada pilihan lain, segera menepi di tempat aman dan tidur sejenak. Memaksakan mengemudi mobil dengan kondisi tubuh lelah dan mengantuk dapat memicu serangan microsleep. Jika terserang microsleep, meskipun hanya tertidur 2 detik, cukup untuk membuat mobil pindah lajur atau tidak melakukan pengereman meskipun di depan ada halangan.



Simak Video "Tips Mudah Hilangkan Bau Tak Sedap di Dalam Mobil"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)