Sering Menyusup Barisan Touring? Mulai Sekarang Pikir Ulang Deh

Muhammad Iqbal - detikOto
Sabtu, 11 Des 2021 19:53 WIB
Mitsubishi berpartisipasi dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021.  Mereka memperkenalkan kembali beragam keunggulan produk dan layanan.
Ilustrasi Pajero Foto: Grandyos Zafna
Kabupaten Bandung -

Siapa yang sering nyusup ke barisan kendaraan touring karena pengen cepat di jalan? Atau, karena mobil dan motornya sama, jadi ikut-ikutan ke barisan touring? Jika detikers kerap berperilaku seperti itu, ada baiknya jangan dilakukan lagi ya. Soalnya perilaku berkendara tersebut sangat berbahaya.

Seperti yang disampaikan Sekjen Pajero Indonesia One (PI.One) Korwil IV Banteng Siliwangi (Bansil), Jawa Barat, Randry punya jawabannya. Sebetulnya, ada beberapa etika dalam touring. Etika ini menekankan pada segi keamanan dan keselamatan dalam berkendara.

Randry sering sekali menemukan pengendara mobil satu jenis dengan komunitasnya yang ikut dalam barisan touring. Selidik punya selidik, mobil itu tidak masuk dalam daftar peserta touring.

"Wah sering banget. Karena berasa samaan kali yah, jadi mereka coba ikut masuk ke barisan," katanya saat berbincang di Podomoro Park Bandung, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Sabtu (11/12/2021).

Mereka pun terpaksa untuk meminta agar pengendara keluar barisan. Pasalnya, perbuatan itu dinilai membahayakan diri sendiri dan peserta touring yang panjangnya bisa sampai 4 kilometer.

"Radio komunikasi kita gak pernah berhenti saat touring. Instruksi nge-rem dari depan ke belakang, pasti semua tahu. Nah ini yang nyusup bahaya, dia gak tahu instruksi yang di depan," tuturnya.

Etika Touring dari Pajero Indonesia One (PI.One)Etika Touring dari Pajero Indonesia One (PI.One) Foto: Pool (Pajero Indonesia One (PI.One))

"Kadang juga mereka gak ngerti, ketika ngerem kita sering zig-zag. Supaya menghindari benturan di depan. Yang nyusup gimana? Makanya, itu berbahaya," lanjutnya.

Meski begitu, kata Randry, masih saja ada yang kekeh di dalam barisan. Mereka pun langsung membuat block dan memberhentikan mobil tersebut. "Tapi kadang juga kita langsung block kalau gak nurut juga. Terus kita kasih pemahaman, kalau itu berbahaya," lanjutnya.

Sayang namun sayang, sikap itu terkadang dianggap arogan oleh sebagian orang. "Kami selalu coba hindari citra seperti itu. Ketika kami akan menyusul kendaraan saja selalu minta izin dulu," ucapnya.

Nah, jadi masih mau ikut nyusup ke barisan touring?



Simak Video "Timbulkan Kerumunan, Konvoi Komunitas Mobil di Gowa Dibubarkan!"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/lth)