Bawa Sepeda Pakai Mobil: Masuk Kabin atau Pakai Bike Rack, Mana yang Lebih Aman?

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 05 Okt 2021 16:55 WIB
Cara aman bawa sepeda di mobil
Ilustrasi bawa sepeda di mobil. Foto: Dok. Mitsubishi
Jakarta -

Bersepeda merupakan salah satu cara menjaga kesehatan tubuh, terutama di masa pandemi seperti sekarang ini. Beberapa pengguna sepeda memakai mobil untuk membawa sepeda beserta perlengkapannya ke tempat bermain seperti lokasi wisata.

Dalam membawa sepeda beserta perlengkapannya tentu tak boleh dilakukan asal-asalan. Dimasukkan ke dalam kabin atau digendong pakai bike rack sesungguhnya sama-sama aman. Namun begitu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya tetap aman selama perjalanan.

Seperti dijelaskan Auto2000 dalam keterangannya, ini tips aman membawa sepeda di mobil:

1. Pelajari Payload Mobil

Setiap mobil memiliki payload atau daya angkut maksimal yang wajib dipatuhi oleh pemiliknya. Mobil yang kelebihan beban akan sulit dikendalikan seperti mudah limbung dan kurang stabil, serta membuat komponen penting seperti ban dan rem bekerja ekstra keras. Jika dibiarkan, apalagi saat ini memasuki musim hujan, risiko celaka sangat besar. Kamu bisa menghitung daya angkut maksimal dari buku manual kendaraan.

2. Memasukkan Sepeda ke Dalam Mobil

Memasukkan sepeda ke dalam mobil paling sering dilakukan lantaran mudah dan praktis. Meski demikian, ada beberapa hal wajib diperhatikan. Pertama, jangan dipaksakan memasukkan sepeda jika terlalu besar karena bisa merusak panel interior. Kamu bisa melepaskan part sepeda dan mengumpulkannya ke dalam boks supaya tidak berantakan. Letakkan di tempat yang aman atau diikat supaya tidak terlempar, seperti kalau ada pengereman mendadak.

Jangan biarkan sepeda berdiri atau tergeletak begitu saja di dalam mobil tanpa pemegang dan pengikat untuk mencegahnya bergerak. Analoginya sama dengan pemakaian seatbelt untuk mencegah penumpang terlempar ketika kecelakaan, di mana benturan dengan sepeda tentu dapat membahayakan penumpang. Pastikan seluruh penumpang dapat duduk nyaman tanpa terganggu keberadaan sepeda. Tidak kalah penting, jangan sampai sepeda menghalangi pandangan pengemudi ke belakang yang dapat menyulitkan.

3. Memanfaatkan Bike Rack

Penggunaan bike rack membuat kabin lebih lapang dan nyaman karena tidak dipakai untuk membawa sepeda. Ada dua jenis rak sepeda, yakni dipasang di belakang atau trunk rack dan di atap mobil atau roof bike rack. Sebelum memutuskan menggunakannya, kamu harus memperhatikan beberapa hal.

Pilihlah rak sepeda yang memiliki standar mutu baik dan terjamin. Paling meyakinkan tentunya jika bike rack yang dibeli memiliki distributor resmi sehingga memudahkan jika ada masalah. Karena dibuat khusus untuk membawa sepeda, kedua jenis bike rack sudah mengikuti standard global terkait keamanan saat dipakai. Kamu tinggal mempelajarinya, termasuk aturan penggunaan, lewat buku panduan yang disertakan dalam paket pembelian.

4. Perhatikan Ketika Menggunakan Rak Sepeda

Aplikasi rak sepeda di atap atau roof bike rack mewajibkan kamu untuk memperhatikan beberapa hal penting. Pertama, tinggi mobil akan bertambah dengan adanya sepeda di atap sehingga menjadi penghalang saat melewati portal seperti gerbang tol otomatis. Kamu bisa meletakkan tanda peringatan di dasbor supaya tidak lupa di atap ada sepeda. Rak jenis ini juga membuat mobil lebih limbung, khususnya saat ada angin kencang. Terakhir, dibutuhkan waktu lebih untuk naik-turun sepeda dari atap mobil.

Bagaimana dengan rak sepeda di belakang bagasi atau trunk rack? Kamu akan mengalami kesulitan parkir di area sempit karena panjang mobil bertambah, mengurangi akses ke bagasi khususnya jenis sedan, dan membatasi daya pandang pengemudi ke belakang. Selain itu, pastikan panjang sepeda tidak melewati lebar mobil supaya tidak menghalangi pandangan lewat spion samping dan mencegah kecelakaan akibat terlalu lebar. Lepaskan ban sepeda jika ternyata melewatinya dan simpan di bagasi agar tidak ketinggalan.

(lua/din)