Hyundai Staria Pakai Mesin Diesel, Apa Bahan Bakar yang Cocok?

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 23 Agu 2021 19:41 WIB
Hyundai Staria
Hyundai Staria. Foto: Dok. Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Jakarta -

Hyundai Staria resmi mengaspal di Indonesia dengan banderol mulai Rp 888 juta. Sebelum kamu meminangnya, perlu diketahui seperti apa cara merawat mobil MPV premium ini, terutama dari segi pemilihan bahan bakar. Soalnya, Hyundai Staria tidak bisa sembarangan menggunakan bahan bakar. Ini rekomendasi dari pabrikan.

Tidak seperti versi globalnya, Hyundai Staria versi Indonesia hanya ditawarkan satu pilihan mesin, yakni mesin diesel. Mesin itu punya kapasitas 2.199 cc (R2.2 VGT), diesel, 4-silinder segaris, turbocharger dan intercooler, dengan tenaga puncak 175 dk pada 3.800 rpm dan torsi maksimum 430 Nm di 1.500-2.500 rpm.

Product Expert PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Bonar Pakpahan, menjelaskan tentang bahan bakar yang direkomendasikan oleh pabrikan untuk Hyundai Staria.

"Terkait dengan penggunaan bahan bakarnya. Menurut arahan dari HMC (Hyundai Motor Company) bahan bakar yang bisa dipakai itu adalah bahan bakar diesel dengan angka cetane di atas 51 atau bahan bakar dengan spesifikasi EN 590. Nah, yang sangat-sangat mendekati dari spesifikasi tersebut yang ada di Indonesia ini adalah Pertadex," kata Bonar, dalam konferensi pers secara virtual, belum lama ini.

Jika melihat situs resmi Pertamina, bahan bakar diesel Pertadex memiliki cetane number 53. Bahan bakar tersebut sudah sesuai dengan regulasi EURO 3.

Bonar juga tidak mempermasalahkan jika konsumen Hyundai Staria ingin menggunakan bahan bakar diesel dari merek manapun. Tapi yang perlu dicatat, bahan bakar tersebut harus memiliki spesifikasi tertinggi.

"Tentu saja kita selalu memberi masukan kepada konsumen untuk mencari bahan bakar diesel dengan spesifikasi yang terbaik di manapun berada. Karena kita kan kepinginnya agar mobil ini tetap memiliki fungsi dan utilitas yang tinggi saat kita memakainya, dengan cara merawatnya, juga dengan melakukan servis berkala, termasuk juga memberikan bahan bakar yang terbaik buat mobil tersebut," ujar Bonar.

(lua/din)