Kenapa Hyundai Staria Indonesia Hanya Ada Pilihan Mesin Diesel?

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 22 Agu 2021 11:23 WIB
Hyundai Staria
Kenapa Hyundai Staria versi Indonesia hanya ada pilihan mesin diesel. Foto: Hyundai
Jakarta -

Hyundai Staria yang dijual di Indonesia hanya ditawarkan satu pilihan mesin, yakni mesin diesel berkapasitas 2,2 liter. Padahal versi global Staria memiliki pilihan mesin bensin berkapasitas 3,5 liter. Lalu apa alasan Hyundai Indonesia membawa satu pilihan mesin saja untuk Staria?

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi mendatangkan MPV premium, Hyundai Staria. Mobil ini ditawarkan dalam dua varian dan harga. Untuk varian Staria Signature 7 harganya Rp 1.020.000.000, sedangkan Staria Signature 9 harganya Rp 888.000.000. Harga tersebut berstatus OTR Jakarta.

Urusan dapur pacu, MPV premium yang didatangkan dari negeri ginseng ini mengusung dapur pacu 2.199 cc (R2.2 VGT), diesel, 4-silinder segaris dengan turbocharger dan intercooler. Mesin itu memiliki tenaga puncak 175 dk pada 3.800 rpm dan torsi maksimum 430 Nm di 1.500-2.500 rpm.

Product Expert HMID, Bonar Pakpahan, menjelaskan alasan Hyundai Indonesia hanya menawarkan satu pilihan mesin diesel untuk Staria. Menurut Bonar, keputusan itu diambil langsung oleh prinsipal Hyundai, yang menilai bahwa pasar Indonesia cocok untuk pilihan mesin diesel saja.

"Secara global memang ada dua pilihan mesin, yaitu mesin 2.200 atau 2,2 liter CRD-i turbo diesel dan mesin 3.500 V6. Dari Hyundai Motor Corporation sendiri, setelah melihat dari berbagai sisi, dengan penuh pertimbangan itu telah memutuskan untuk memberikan market Indonesia mesin 2,2 liter turbo diesel," kata Bonar, dalam konferensi pers secara virtual, belum lama ini.

Sebagai informasi, di pasar global, Hyundai Staria memiliki varian mesin bensin yang tenaganya lebih besar dari varian mesin diesel. Mesin bensin Staria mengusung kapasitas 3.500 cc, V6 Smartstream G6DIII, dengan output tenaga maksimal 272 dk dan torsi 331 Nm.

Di Indonesia sendiri Hyundai Staria berkompetisi di segmen MPV bongsor premium, yang diisi oleh Toyota Alphard, Toyota Vellfire, dan Hyundai Odyssey.

(lua/riar)