Waspada Mobil Rusak Akibat Banjir Rob Setelah Gerhana

Tim detikcom - detikOto
Kamis, 27 Mei 2021 13:45 WIB
Warga beraktivitas di tengah banjir air laut pasang (rob) di Pelabuhan Nizam Zaman, Muara BAru, Jakarta Utara., Selasa (5/12/2017). Rob tinggi membuat tanggul tidak mampu menahan air laut sehingga membanjiri jalanan setinggi 50 hingg 70an cm. Sejumlah kendaraan roda dua mogok lantaran memaksakan menembus banjir.
Banjir rob. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Banjir rob mengancam beberapa daerah pesisir di Indonesia akibat gerhana bulan yang terjadi semalam, Rabu (26/5/2021). Pengendara di daerah pesisir diminta waspada karena air rob bisa merusak kendaraan.

Dikutip Auto2000, seperti banjir pada umumnya banjir rob bisa merugikan kendaraan yang melintas. Bedanya, banjir rob adalah banjir air laut yang membuat kerusakan mobil bisa terjadi mungkin lebih parah.

Ada beberapa ancaman untuk kendaraan akibat banjir rob. Yang pertama adalah korosi. Logam-logam di body dan sasis bisa kena karat jika sering melibas banjir rob. Karat atau korosi bisa timbul disebabkan oleh kandungan garam yang tinggi di air laut.

"Mungkin jika hanya sekali nekat menerjangnya maka dampak karat belum langsung timbul. Namun jika berkali-kali dan membiarkan begitu saja mobil sehabis melintasi rob maka siap-siap saja serangan karat menanti," tulis Auto2000.

Service Manager Auto2000 Cilandak, Suparna, mengatakan kendaraan yang terpapar air laut bisa menimbulkan karat.

"Jika terkenanya hanya sesekali saja, untuk kendaraan sekarang ini bisa dipastikan relatif aman. Karena pada dasarnya mobil masa kini sudah mendapat treatment anti karat dari dari pabrikan," ujar Suparna kepada detikOto beberapa waktu lalu.

Tapi jika kendaraan tersebut sering melewati genangan air laut, maka tingkat korosifnya jauh lebih tinggi dan memberi efek kerusakan lebih besar. Kadang bisa membuat pelat bodi kendaraan terlihat menggelembung di bagian cat luarnya dan setelah ditekan ternyata pelat sudah keropos. Selain itu, frame bagian bawah kendaraan juga rentan mengalami keropos di bagian-bagian tertentu.

Ancaman lain yang timbul akibat mobil menerjang banjir rob adalah korslet. Karena adanya air yang masuk ke kabin atau ruang mesin maka arus pendek alias korslet bisa terjadi.

Apalagi air rob yang mengandung garam bisa menjadi potensi bahaya tersendiri bagi kelistrikan. Sebab, meskipun komponen elektronik tidak terkena air banjir rob secara langsung, namun udara di area itu sudah mengandung garam yang akan menyusup ke seluruh komponen yang tidak kedap air.

"Terutama di bagian-bagian area konektor kabel-kabel, bahkan bagian dalam komponen elektronik bisa malfungsi karena karat ini. Sebab walaupun komponen elektronik tidak terkena air laut langsung, namun udara di area itu sudah mengandung garam yang akan menyusup di seluruh komponen yang tidak kedap," ujar Suparna.

Masalah korsleting tidak hanya merusak komponen kelistrikan. Lebih parah, gara-gara korsleting mobil bisa terbakar.

Makanya, disarankan kepada pengendara agar tidak memaksakan menerjang banjir rob. Namun jika terpaksa, segera bilas dan cuci mobil Anda. Lakukan juga pemeriksaan segera.



Simak Video "Usai Gerhana Bulan, Waspada Banjir Rob di Jakarta 28 Mei"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)