Hindari Rem Blong, Ini Tips Masuk Gerbang Tol

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 24 Mei 2021 12:01 WIB
Hari Kedua Masa transisi psbb, pantauan arus lalin lintas di gerbang tol Pondok Ranji terpantau ramai lancar, Selasa (9/6/2020). Gerbang tol ini menghubungkan antara kawasan Serpong atau Bintaro menuju Jakarta.
Tips aman masuk gerbang tol, hindari rem blong. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Kecelakaan karena rem blong masih sering terjadi. Yang sedang viral, sebuah truk mengalami rem blong dan menghantam kendaraan di depannya yang sedang melakukan transaksi di gerbang tol.

Menurut praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, risiko rem blong bisa terjadi oleh kendaraan apa pun. Bukan hanya kendaraan berat seperti truk, rem blong juga bisa dialami kendaraan kecil.

"Rem blong bisa terjadi akibat kurangnya pengecekan/perawatan terhadap rem, cara operasional yang salah dan sering overload sehingga membuat kerja rem semakin berat," kata Sony kepada detikcom, Senin (24/5/2021).

Kata Sony, saat berkendara sulit mendeteksi masalah rem blong. Soalnya, saat di jalan apalagi di jalan tol, rata-rata fokus pengemudi hanya di gas.

"Tapi ada beberapa tanda sebelumnya seperti rem jadi harus dipompa, rem keras diinjak sampai dengan pedal rem dalam atau rem berbunyi ketika pedal diinjak," ujar Sony membeberkan tanda-tanda rem blong.

Untuk menghindari kecelakaan akibat rem blong saat memasuki gerbang tol, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Menurut Sony, tips untuk pengemudi ketika akan menuju gerbang tol yaitu, persiapkan kurangi kecepatan dari jauh.

[Gambas:Instagram]



"Dari jarak 100 meter sudah kurangi kecepatannya dengan melepas pedal gas dan memanfaatkan engine brake, agar perlambatan dapat smooth dan kerja sepatu rem tidak berat," saran Sony.

Kalau ternyata remnya bermasalah, segera bantu dengan parking brake untuk mengurangi daya meluncur.

"Kemudian nyalakan lampu hazard dan bunyikan klakson untuk memberi peringatan kepada kendaraan yang ada di depan apabila kendaraan tidak melambat," ucapnya.

Sementara untuk kendaraan lain, Sony menyarankan pengguna kendaraan kecil memilih gerbang tol khusus golongan I. Hal ini untuk mencegah risiko fatal ditabrak truk yang mengalami rem blong dari belakang.

"Bertransaksilah di gerbang sesuai golongannya. Jangan salah mengambil gerbang untuk kendaraan besar, karena risiko akibat tertabraknya bisa fatal," kata Sony.



Simak Video "Rem Blong, Bus Nyungsep ke Jurang Tasikmalaya"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)