Awas Ditabrak dari Belakang, Ini Cara Aman Bayar Tol

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 24 Mei 2021 10:13 WIB
Gerbang Tol (GT) Pisangan telah resmi beroperasi Sabtu (13/3) lalu. Kini Tol Becakayu pun terkoneksi dengan ruas Jalan Tol Wiyoto Wiyono.
Cara aman bayar tol biar nggak ditabrak kendaraan dari belakang. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Di media sosial dan pesan berantai viral video sebuah truk mengalami rem blong di gerbang tol. Truk kontainer itu kehilangan kendali sehingga menabrak kendaraan di depannya yang sedang melakukan transaksi pembayaran tol.

Berangkat dari video viral tersebut, pengemudi mobil kecil disarankan tidak menggunakan gerbang tol umum yang biasa diakses kendaraan besar seperti truk. Alasannya yaitu untuk menghindari ditabrak truk rem blong dari belakang saat bayar tol.

[Gambas:Instagram]



Menurut praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam bertransaksi di gerbang tol. Saran mengakses gerbang khusus golongan I untuk kendaraan kecil dibenarkan oleh Sony.

"Bertransaksilah di gerbang sesuai golongannya. Jangan salah mengambil gerbang untuk kendaraan besar, karena risiko akibat tertabraknya bisa fatal," kata Sony kepada detikcom, Senin (24/5/2021).

Sony menyebut, ditabrak dari belakang oleh truk yang mengalami rem blong risikonya pasti fatal. Bahkan, tak jarang kecelakaan yang melibatkan truk rem blong berujung maut.

"Kendaraan truk itu bobotnya berat, kadang overload dan untuk memberhentikannya aja si pengemudi truk kesusahan. Jadi kalau ditabrak truk itu sama dengan kendaraan kita diperas, pasti remuk. Apalagi kalau mobil yang ditabrak kondisi berhenti di gerbang tol," ucap Sony.

Saran lain untuk membayar tol, menurut Sony, adalah dari jauh pilih gerbang tol yang paling sepi. Hal ini untuk menghindari Anda terjebak antrean.

"Jangan berlama-lama atau merasa nyaman di pintu gerbang. Segera berjalan ketika gate terbuka untuk menghindari adanya kendaraan rem blong dari belakang," ujar Sony.

Dia menambahkan, risiko rem blong tidak hanya dialami oleh kendaraan besar seperti truk. Bahkan kendaraan kecil yang mengakses gerbang tol khusus golongan I juga berpotensi mengalami rem blong.

"Ketika harus menunggu, jangan lupa selalu melihat kaca spion belakang dan jaga jarak dengan kendaraan di depannya. Dan, persiapkan jalan keluar (escape) apabila ada bahaya mengancam seperti rem blong," saran Sony.



Simak Video "GT Cikatama Pukul 14.00, 9 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)