Kenali Plus-Minus Ban Bias Vs Radial

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 06 Mar 2021 17:28 WIB
Mengawali tahun 2019, PT. Gajah Tunggal Tbk melalui merek ban mobil penumpangnya GT Radial kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan 500 Brand Champions 2019.
Ilustrasi Ban Foto: dok. Gajah Tunggal
Jakarta -

Ban kendaraan saat ini ada beragam jenisnya. Mulai dari ban bias hingga ban radial. Apa saja plus-minus ban bias dan radial?

Training Development, Section Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Aji Prima Barus, menjelaskan ban radial dan ban bias berbeda penggunaannya. Ban bias biasa digunakan untuk kendaraan berat seperti bus dan truk, sementara ban radial untuk mobil penumpang.

"Ban bias memiliki tapak ban yang cukup tebal, dengan kompon karet yang tebal. Memiliki 2 lapis nilon. Memiliki casing nylon atau polyester, diagonal 40-60 derajat, disilangkan lapisan nilonnya supaya kuat. Terbuat dari nilon untuk lapisan casing bagian dalam. Di dukung juga dengan double bead yang terbuat dari metal berfungsi untuk menempel dengan velg," kata Aji belum lama ini.

Ada beberapa keuntungan ban bias. Antara lain memiliki sifat yang kuat dengan tapak ban sangat tebal serta bagian samping yang tebal. Ban bias juga lebih keras.

Poin minusnya, ban bias cenderung kurang nyaman makanya jarang digunakan di mobil penumpang. Karena ban bias tebal, peredaman terhadap getaran pun kurang maksimal sehingga kurang elastis dan tidak nyaman.

Ban mobil Bridgestone punya teknologi Tire Damage Monitoring SystemBan mobil Bridgestone punya teknologi Tire Damage Monitoring System Foto: Carscoops

"Kekurangan lainnya, ban tersebut berat. Cengkeraman kurang karena tapak ban pakai nilon dan polyester saja," kata Aji.

"Digunakan untuk kendaraan komersial/niaga dengan ukuran besar. Truk single, bus, dan truk memiliki roda lebih dari 6," tambahnya.

Sementara itu, ban radial biasa untuk kendaraan penumpang. Secara konstruksi, tapak ban radial sangat kuat. Di dalamnya dilapisi dengan empat lapis kawat. Kemudian casing-nya dilapisi nilon dan kawat yang membentuk anyaman dengan sudut 90 derajat.

"Positif dari ban radial, kenyamanan sangat baik karena side wall-nya terbuat dari nilon, itu tipis dan lentur sehingga memiliki kemampuan meredam sangat baik," jelas Aji.

Kemudian, ban radial cenderung ringan sehingga dapat menghemat BBM. Daya cengkeram juga baik karena tapak ban menggunakan lapisan kawat sehingga cengkeraman kuat dan dapat digunakan di semua kondisi jalan.

"Negatifnya, kurang kuat untuk digunakan kendaraan besar karena bagian side wall tidak sekuat ban bias. Karena tapak kuat, daya cengkeram kuat, noise-nya lumayan tinggi daripada ban bias," kata Aji.



Simak Video "Prancis Cabut Travel Ban untuk 7 Negara Non Uni Eropa"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)