Titik Banjir Jakarta Hari Ini, Simak Batas Aman Kendaraan Lewati Genangan Air

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 19 Feb 2021 14:33 WIB
Banjir merendam Perumahan Taman Duta, Depok, Jawa Barat, Jumat (19/2/2021). Para pengendara pun nekat menerobos banjir di perumahan tersebut.
Ilustrasi banjir Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Banjir menggenangi sejumlah titik di DKI Jakarta sejak pagi, Jumat (19/2/2021). Agar mobil atau motor tidak masalah, ingat lagi batas aman kendaraan melewati banjir.

Jika nekat menerobos banjir, air berisiko masuk ke ruang bakar mesin motor atau water hammer. Gejala itu merupakan kondisi dimana ada air berlebih yang masuk ke ruang pembakaran. Hal ini sangat fatal pada mesin, karena bisa menyebabkan bengkoknya piston dan pecahnya seher. Kalau sudah begitu, ongkos perbaikannya pasti tidak murah.

Batas Aman Motor Melewati Banjir

Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno menyarankan sebaiknya pengguna sepeda motor tidak memaksakan untuk menerobos banjir.

Jika nekat menerobos banjir, pastikan ketinggian air terlebih dahulu. Jangan sampai menerobos banjir yang ketinggiannya sudah melebihi filter udara atau lubang knalpot.

"Kalaupun tetap mau melewati banjir, perhitungkan ketinggian air yang dilewati jangan sampai batas lubang udara, (lalu) masuk ke saringan, atau lubang knalpot," ungkap Endro kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Perlu diketahui motor matic memiliki filter udara yang lebih rendah dibanding motor jenis lainnya. Pastikan jika ingin menerobos banjir, genangannya tidak sampai filter udara. Untuk motor matic, posisi air cleaner atau filter udara ini ada di atas CVT.

Setelah memastikan ketinggian air aman, langkah selanjutnya, pengguna motor tidak bisa memutar sembarangan selongsong gas. Pengemudi harus bisa menjaga ritme putaran gas puntir alias konstan.

"Dan usahakan gas tetap konstan, jangan terlalu tinggi atau rendah. Disesuaikan," kata Endro.

Batas aman mobil melintasi banjir

Sementara untuk mobil, bisa berpatokan pada ban. Lalu, pastikan dulu ketinggian air tidak melebih intake udara mobil. Sebab jika intake udara mobil kemasukan air dipastikan akan menimbulkan gejala water hammer. Maka itu pastikan genangan air yang dilalui, tidak melewati bagian atas ban atau grille depan.

"Setelah itu pastikan melewati banjir dengan perhitungan. Dengan berasumsi ada mobil lain yang datang dari lawan arah, yang bisa menimbulkan gelombang air. Jadi pastikan itu dulu," tutur Koordinator Eksekutif Technical Service Astra Daihatsu Motor Anjar Rosadi.

Saat melewati banjir, Anjar menyarankan untuk menggunakan gigi rendah dan ditahan di kecepatan yang konstan. "Dan gas harus jalan terus, karena muffler itu kan ada di belakang ya. Supaya dia kondisinya tetap stabil, mendorong ke belakang," pungkasnya.

Titik banjir di DKI Jakarta

Banjir melanda akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak semalam hingga pagi ini, Jumat (19/2/2021). Beberapa titik banjir di wilayah Jakarta Timur di antaranya Pondok Bambu, Halim Perdanakusuma, Makassar, Terowongan Cikunir, Cipinang Melayu, dan Kampung Melayu. Sedangkan Jakarta Selatan, banjir terpantau menggenangi wilayah Kemang Utara, Mampang Prapatan.



Simak Video "Kata Pengurus RW Penyebab Banjir di Cipinang Melayu"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)