Musim Hujan, Cek Air Wiper Jangan Pakai Air Mineral dan Detergen

M Luthfi Andika - detikOto
Selasa, 26 Jan 2021 07:18 WIB
Cairan pembersih wiper fluid
Foto: Dadan Kuswaraharja/detikOto
Jakarta -

Perawatan kendaraan kesayangan wajib hukumnya, terlebih di saat musim hujan tak menentu seperti sekarang bukan berarti detikers cuek. Seperti perawatan air wiper yang kerap membantu detikers memperjelas pandangan di saat berkendara.

detikOto ingatkan detikers harus rajin untuk melakukan pemeriksaan air wiper ya dan tidak disarankan menggunakan air mineral terlebih menggunakan detergen. Seperti yang disampaikan Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna.

Suparna menjelaskan jika menggunakan detergen atau zat pembersih lainnya bisa merusak kualitas kaca.

"Air wiper atau washer sebagai cairan untuk membantu wiper membersihkan kaca, terutama pada musim hujan atau suka dipakai saat musim panas, tentu saja fungsi ini tidak sembarangan jadi perlu diperhatikan dan tidak dianggap remeh," kata Suparna.

"Untuk melakukan perawatan atau pemeriksaan itu bukan hanya saat service berkala tapi itu tergantung perjalanan, kalau menurut saya air TMO (Air Wiper TMO) bisa menjadi pilihan harganya murah tapi berfungsi dengan baik, kalau habis itu bisa ditambahkan. Jadi Silahkan melakukan pengecekan sendiri," Suparna menambahkan.

Soal air wipernya Suparna menjelaskan tidak disarankan bagi pengendara untuk mengisi menggunakan air menieral terlebih menggunakan zat pembersih seperti detergen, sampo, pembersih piring dll.

Sensor Wiper OtomatisSensor Wiper Otomatis Foto: Peugeot

"Kalau menggunakan air kran atau mineral? Bicara soal bisa atau tidak, ya bisa tapi tidak akan maksimal. Jadi harus jadi harus pakai air washer khusus TMO wiper. Kenapa tidak menyarankan penggunaan air mineral karena memang ada fungsi-fungsi tertentu yang bisa membersihkan kaca," ujar Suparna.

"Karena air wiper harus memiliki berfungsi membersihkan debu, oli dan polutan yang keluar dari cipratan mobil depan. Penggunaan detergen atau zat pembersih lainnya juga tidak bisa karena akan sekali busa yang dihasilkan itu bisa merusak lapisan kaca dan bisa menghalau pandangan," Suparna menambahkan.

lalu bagaimana penggunaan air keran? "Air keran juga tidak disarankan karena kita tidak mengetahui kandungan dari air keran tersebut. Apakah itu memiliki kandungan kapur atau kandungan apa, itu akan membuat kerak-kerak yang muncul pada penampungan dan bisa membaretkan kaca belum lagi akan membuat lumut," tutup Suparna.



Simak Video " Lebih Intim Dengan Honda CBR600RR "
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)