Jumat, 18 Sep 2020 09:39 WIB

3 Cara Menemukan Masalah Mobil dari Gejala Setir Bergetar

Ridwan Arifin - detikOto
BMW i3s resmi diperkenalkan di Indonesia pada ajang GIIAS 2019 lalu. Kami pun berkesempatan mencoba city car dengan tenaga yang sepenuhnya listrik itu. Setir mobil bergetar jadi salah satu indikasi kerusakan pada komponen mobil Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Setir bergetar ternyata jadi indikasi kerusakan pada mobil lho. Sebaiknya pemilik mobil perlu memperhatikan gejalanya, sebab beda getaran pada setir beda pula penanganannya.

Untuk kembali mendapatkan mobil dalam kondisi prima, getaran mesin yang terasa punya cara masing-masing untuk menyelesaikannya. Misalnya saat mesin masih idle, dan mobil dikendarai. Berikut 3 cara menemukan masalah gejala setir bergetar sendiri yang detikOto rangkum.

1. Engine Mounting Bermasalah

Engine mounting atau juga dikenal dudukan mesin merupakan komponen mobil yang terbuat dari karet. Apabila engine mounting sudah bermasalah maka tidak dapat meredam getaran yang dihasilkan mesin dengan baik.

Menurut Suwito, salah satu punggawa dari bengkel Sekawan Motor, Jl. Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat bahwa pertanda engine mounting bisa terasa dari getaran pada stir. Ciri-cirinya kondisi mesin menyala namun mobil tidak dijalankan (idle).

"Engine mounting bermasalah biasanya sudah getar pada bagian mesin, bisa juga karena masuk gigi. Getarannya di stir dalam kondisi diam (idle) sudah terasa," ujar Wito kepada detikcom.

2. Cek Kaki-kaki Mobil

Beda lagi bila saat mobil dijalankan dan menempuh kecepatan tertentu dan kondisi jalan yang tidak rata. Bila hal ini terjadi maka penanganan yang tepat adalah melakukan spooring balancing pada bagian kaki-kaki mobil.

"Beda dengan getaran yang terasa saat berkendara, dalam posisi jalan biasanya dalam kecepatan tertentu dia baru terasa (setir bergetar)," ungkap Wito.

Setir yang bergetar juga jadi pertanda harus melakukan spooring dan balancing, biasanya setir mobil akan bergetar di kecepatan tertentu (biasanya di atas 80 km/jam). Selain itu melalui spooring balancing juga bisa mengetahui potensi kerusakan komponen yang dapat menimbulkan setir mobil bergetar jika mulai aus, semisal ball joint, racksteer, tie rod, dan sebagainya.

3. Setir Masih Bergetar saat Pengereman

Mobil dipacu pada kecepatan tinggi dan di-rem, setir mobil terasa agak bergetar meski sudah dilakukan spooring dan balancing. Nah, menurut Suwarno, Technical dan Training Staf Emergency Roadside Assistance (ERA) AstraWorld, bergetarnya setir mobil dalam kasus seperti di atas kemungkinan besar justru terjadi karena sistem rem.

Hal ini disa disebabkan karena sistem rem, rotor atau piringan (tromol) rem yang tidak rata. Yang paling sering adalah piringan rem ban depan (kanan-kiri).



Simak Video "Perkenalkan! Xpander dan Xpander Cross Spesial Bernuansa Hitam"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com