Selasa, 12 Mei 2020 17:06 WIB

Waspada! Ini 5 Hal yang Jadi Biang Kerok Mobil Kamu Bisa Terbakar

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Petugas Sudin pemadam kebakaran Jakarta Selatan mencoba memadamkan api yang membakar mobil mewah jenis Toyota Vellfire di Jalan Sultan Iskandarsyah, Pondok Indah, Jakarta, Senin (11/5/2020). Api yang membakar mobil mewah tersebut diduga berasal dari korsleting arus listrik mobil dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp. Toyota Vellfire terbakar. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Jakarta -

Peristiwa mobil terbakar kembali terjadi. Kemarin, sebuah Toyota Vellfire terbakar di Pondok Indah, Jakarta. Korsleting diduga menjadi pemicunya.

Sebenarnya ada beberapa penyebab mobil terbakar yang bisa dihindari oleh pemilik mobil. Mengutip laman Auto2000, ada 5 hal yang biasanya menjadi biang kerok terbakarnya mobil.

Pertama, mobil terbakar bisa karena ada barang yang mudah terbakar di dalam kap mesin. Potensi kebakaran ini bisa terjadi disebabkan karena adanya kain bekas mencuci mobil di dalam kap mesin yang lupa diambil. Benda seperti kain kering maupun lap microfiber bisa terbakar jika terkena sumber panas seperti blok mesin maupun pipa knalpot.

Kedua, karena memodifikasi sistem kelistrikan. Sistem kelistrikan yang dimodifikasi secara sembarangan bisa menyebabkan terjadinya korsleting. Salah satu modifikasi yang berpotensi terbakar adalah mengubah lampu utama atau foglamp dengan lampu aftermarket yang tidak sesuai dengan standar pabrikan.

Ketiga, kemungkinan mobil terbakar adalah karena adanya kebocoran pada oli mesin. Tetesan oli mesin dapat terbakar bila mengenai bidang panas seperti pipa knalpot.

Selain itu, jika tidak rutin mengganti oli sesuai ketentuan, maka senyawa kimia dalam oli akan berubah. Perubahan tersebut akan berimbas pada mesin yang jadi cepat panas, komponen di dalamnya aus, dan berpotensi terjadi kebakaran jika terpercik api.

Keempat, mobil bisa terbakar saat parkir dekat dengan sumber api. Tanpa disadari, pengendara mobil bisa saja parkir dekat dengan sumber api, seperti tempat sampah. Apalagi kalau ternyata tempat sampah tersebut baru saja dibakar. Bara api dari sisa pembakaran yang terbang dapat mengenai bagian mobil yang sensitif seperti kabel kelistrikan. Mesin yang masih panas juga berisiko terbakar jika terkena sampah plastik yang terbang terbawa angin. Oleh sebab itu, saat berhenti pastikan dulu mobil aman dari sumber panas.

Kelima, gara-gara menyimpan barang yang mudah terbakar di dalam mobil. Barang-barang seperti bensin, tinner, parfum cair, atau korek api gas rentan terbakar jika disimpan di dalam kabin. Terlebih jika mobil itu diparkir di ruang terbuka dalam waktu lama. Barang tersebut mengandung bahan aktif yang jika diletakkan di dalam ruang tertutup dengan suhu udara tinggi bisa berpotensi menimbulkan api dan menyebabkan kebakaran.



Simak Video "Mobil Hangus Terbakar di Dekat GT Halim, Asap Hitam Membubung!"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
d'Rooftalk
×
Penemuan Rp 500 Juta di KRL
Penemuan Rp 500 Juta di KRL Selengkapnya