Kamis, 30 Apr 2020 18:27 WIB

6 Langkah Perawatan Ringan Mobil yang Enggak Jadi Dibawa Mudik

Luthfi Anshori - detikOto
Petugas Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Jakarta Selatan merawat kendaraan sitaan KPK di Gedung Sentra Mulia Jakarta, Selasa (6/12/2016). Perawatan 57 kendaraan sitaan KPK itu untuk menjaga nilai barang agar tidak turun saat menjadi barang rampasan dan masuk proses lelang. Ilustrasi perawatan mobil.Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pemberlakukan WFH (Work From Home), PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), dan larangan mudik, menambah panjang daftar alasan memarkirkan mobil di rumah dalam jangka yang cukup lama.

Meski banyak nganggurnya, mobil tetap membutuhkan perawatan. Karena ditakutkan mobil tidak dalam kondisi optimal saat dibutuhkan, terutama saat keperluan darurat membeli kebutuhan pokok maupun medis.

Dijelaskan Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi, setidaknya ada 6 perawatan mobil yang bisa dilakukan pemilik. Apa saja?

Merawat Aki

Merawat aki dengan memanaskan mobil paling tidak 1-2 kali dalam seminggu untuk menjaga daya yang tersimpan pada aki. Mobil yang tidak dipakai mengalami pengurangan daya sekitar 3 persen dari kapasitasnya setiap hari. Saat memanaskan mobil di garasi rumah, pastikan juga agar asap knalpot mobil tidak mengarah langsung ke dalam rumah.

Wiper

Wiper dapat diangkat apabila mobil diparkir di area parkir terbuka. Ketika suhu panas di luar, karet wiper akan lebih cepat rusak ketika terus menempel pada kaca mobil. Namun wiper tidak perlu diangkat apabila mobil diparkir di garasi rumah yang teduh.

Pemilihan Lokasi Parkir

Area parkir di garasi rumah menjadi pilihan terbaik. Bagi Anda yang tidak memarkir di garasi, pastikan mobil tidak diparkir di area yang terkena matahari dan dijemur langsung, karena dapat membuat cat mobil menjadi pudar dan kusam. Pastikan juga lokasi parkir tersebut juga aman dan terpantau. Tambahkan kunci setir kendaraan bila diperlukan.

Tekanan Angin Ban

Tekanan angin pada ban dapat berkurang apabila kendaraan diparkir dalam waktu lama terlebih di garasi berlantai keramik. Anda dapat menambahkan tekanan angin paling tidak ditambah sekitar 5 persen dari tekanan angin normalnya. Anda juga dianjurkan untuk menggerakan kendaraan maju- mundur sedikit paling tidak seminggu sekali agar beban kendaraan pada permukaan bidang ban dapat bertumpu secara merata, sehingga kerusakan ban akibat deformasi dapat dicegah.

Transmisi dan Rem Tangan

Transmisi dan rem tangan juga tidak luput untuk diperhatikan. Demi keamanan, aktifkan rem tangan sekalipun parkir dalam bidang jalan yang rata. Khusus untuk mobil transmisi automatic, pastikan ada di posisi P (Parking) untuk mencegah mobil bergerak saat parkir.

Kebersihan Mobil

Kebersihan mobil dapat dijaga dengan mencuci sisi eskterior dan membersihkan interior mobil paling tidak seminggu sekali. Pastikan setiap sudutnya dicuci bersih agar terbebas dari kotoran, terlebih ada virus atau bakteri yang menempel.



Simak Video "Di Jepang, Kakek-Nenek Dilatih Agar Aman Berkendara"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com