Senin, 23 Mar 2020 16:34 WIB

3 Hal Ini Bisa Terjadi Pada Mobil karena Jarang Dipakai Saat WFH

Rizki Pratama - detikOto
Servis medium mobil kena banjir di Auto2000 Cilandak, Jakarta, Jumat (3/1/2020). Jangan abaikan mobil saat WFH Foto: Luthfi Anshori
Jakarta -

Sebagian besar wilayah Indonesia sudah menerapkan imbauan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) sejak minggu lalu untuk meredam penyebaran virus corona. Secara tidak langsung aktivitas mengendarai mobil pada masa ini juga berkurang atau tidak ada sama sekali.

WFH memang baik dilakukan untuk kepentingan kesehatan bersama saat ini, tapi jangan sampai Anda mengabaikan kesehatan mobil karena tak pernah digunakan lagi. Ada tiga hal yang dapat terjadi apabila mobil dibiarkan terlalu lama tidak dinyalakan dan tidak dikemudikan.

Service Manager Auto2000 Cilandak, Suparna mengatakan risiko kerusakan ini dapat timbul kepada mobil yang tidak baru lagi dan tidak digunakan dalam hitungan minggu.

"Kendaraan yang jarang dipakai kalau hanya sehari dua hari nggak masalah. Namun kalau sampai mingguan bahkan bulanan apalagi kendaraan yang tidak terlalu baru lagi pasti akan berpengaruh," katanya saat dihubungi detikcom, Senin (23/3/2020).

Beberapa risiko yang akan timbul, pertama adalah pada kelistrikan tepatnya di aki mobil. Hal ini akan dirasakan saat pertama kali menyalakan mobil yang sudah lama tak digunakan. Mobil akan sulit dinyalakan karena adanya penurunan daya dengan sendirinya.

"Pertama bisa terjadi accu tekor sehingga nggak kuat start karena akan terjadi proses self discharge. Selain self discharge juga ada beban lain yang standby misal alarm dan lain-lain, sehingga accu bisa tekor bila kelamaan," jelas Suparna.

Selanjutnya mobil yang lama tak bergerak dari tempatnya mengakibatkan tekanan ban cepat berkurang. Ban yang tekanan anginnya di bawah standar lebih rentan mengalami kondisi ini.

"Efek lain adalah biasanya tekanan ban akan lebih cepat berkurang. Apalagi tekanan sebelum WFH di bawah tekanan standard akan lebih cepat kempes," tambahnya.

Terakhir ada efek korosif yang berkontribusi pada kerusakan jangka panjang. Proses korosi pada tangki BBM dan knalpot cenderung lebih cepat terjadi pada mobil yang lama didiamkan tak menyala dan bergerak.

"Ada efek agak jangka panjang, akan menyebabkan percepatan korosif atau karatan di komponen mufler dan tangki BBM," tukasnya.



Simak Video "Tambah 3.989, Total Kasus Positif Covid-19 di RI Jadi 244.676"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com