Sabtu, 01 Feb 2020 19:11 WIB

Jangan Biasakan Pakai Rem Tangan saat Berhenti di Lampu Merah

Luthfi Anshori - detikOto
Rem tangan dan transmisi Foto: Mazda
Jakarta -

Mengaktifkan rem tangan (hand brake) jadi salah satu opsi pengendara mobil saat berhenti di lampu merah. Dengan menarik tuas hand brake, mobil memang jadi lebih aman dan si pengendara bisa melakukan kegiatan lain, entah bersantai atau sekadar memeriksa notifikasi di gawai.

Meski sekilas tampak aman dan membuat pengendara bisa rehat sejenak, mengaktifkan hand brake di kondisi lampu merah ternyata tidak disarankan lho detikers.

Dijelaskan Sony Susmana, Trainer dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), penggunaan hand brake saat berhenti di lampu merah merupakan keputusan kurang tepat. Sebab itu justru malah akan membuat jadi kurang waspada dengan kondisi sekitar.

"Misalnya, saat menarik tuas hand brake, Anda jadi merasa lebih aman dan santai hingga bisa melakukan banyak hal, termasuk bersantai dan mengecek ponsel. Jelas aktivitas ini sangat berbahaya karena fokus Anda yang terganggu," kata Sony, seperti dikutip dari laman Suzuki.

Menurut Sony, lampu merah bukanlah tempat yang baik untuk bersantai dan melakukan aktivitas lainnya yang bisa menurunkan konsentrasi. Bagaimanapun juga, selama berhenti di lampu merah Anda wajib tetap waspada. Kalaupun ingin sedikit bersantai, sebaiknya langsung menepi saja.

Selain masalah fokus, saat tuas hand brake aktif, mobil memang tidak bergerak. Tapi tetap berbahaya karena lampu rem dalam kondisi menyala. Jika seperti ini, pengguna jalan lainnya bisa salah sangka dan berisiko menyebabkan kecelakaan (mobil ditabrak atau bersenggolan).

Apa yang harus dilakukan?

Menurut Sony, tidak ada jalan lain kecuali Anda harus terus fokus sambil menginjak pedal rem. Dengan begitu, mobil tidak akan melaju dan lampu rem pun menyala. Alhasil, pengguna jalan lainnya akan tahu jika Anda sedang melakukan pengereman.

Mengenai penggunaan hand brake, fitur ini diciptakan khusus untuk membuat mobil tetap diam saat diparkirkan di jalur yang landai atau menanjak. Selain itu, hand brake pun bisa difungsikan saat pengendara terjebak macet di jalanan menanjak atau menurun dengan teknik buka-tutup.Selain itu, dengan posisi kaki yang tetap berada di pedal rem membuat pengendara tetap waspada dengan kondisi sekitar, termasuk saat lampu hijau sudah menyala atau ketika ada pengemudi lainnya yang mencoba untuk menerobos ke depan dengan memanfaatkan ruang sempit.



Simak Video "Segahar Apa Mobil Baru Ronaldo Seharga Rp 145 M?"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com