Senin, 06 Jan 2020 07:32 WIB

Round-Up

Gunakan Bensin Sesuai Spek Mesin meski Harga BBM Turun

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Rengga Sancaya


Studi: Pakai Bensin Oktan Tinggi Tak Melulu Irit

Sebuah studi yang dilakukan American Automobile Association (AAA) menyebutkan, tak ada manfaatnya mengisi bensin dengan oktan tinggi kalau yang oktan rendah sudah sesuai spesifikasi mesin kendaraan.

Memang ada beberapa mobil yang disarankan menggunakan BBM dengan oktan yang paling tinggi namun tidak semua mobil. Menurut sebuah studi, menggunakan bensin dengan oktan lebih tinggi malah tidak signifikan hematnya.



Studi tersebut dilakukan AAA dengan mengetes beberapa model menggunakan BBM oktan tinggi. Hasilnya mobil-mobil tersebut menghasilkan kenaikan rata-rata efisiensi BBM sebesar 2,7 persen. Secara individu, efisiensi bahan bakar saat menggunakan BBM oktan tinggi bervariasi. Audi A3 model 2016 saat pengujian efisiensi bahan bakarnya malah turun 1%, sedangkan Cadillac Escalade efisiensi bahan bakarnya naik hingga 7,1%.

Namun, AAA menyimpulkan, peningkatan efisiensi bahan bakar yang cuma sedikit tersebut tidak mengimbangi biaya bensin beroktan tinggi yang lebih mahal.

Jika bicara soal tenaga, BBM beroktan tinggi memang terbukti mendongkrak tenaga berdasarkan studi AAA. Tenaga kendaraan yang diuji AAA naik rata-rata 1,4%.

Untuk memilih bensin dengan oktan yang sesuai, pemilik kendaraan bisa mengeceknya di buku manual. Di sana biasanya tertera rekomendasi penggunaan bensin dengan oktan tertentu. Atau, bisa juga melihat rasio kompresi mesin dan sesuaikan dengan oktan bahan bakarnya.
Halaman
1 2 3 4 Tampilkan Semua


Simak Video "Asik! Harga Pertamax Turun Lagi, Ini Daftarnya"
[Gambas:Video 20detik]

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com