Senin, 06 Jan 2020 07:00 WIB

Bagian Mobil Hybrid yang Rentan Rusak kalau Terendam Banjir

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Dibanding mobil bermesin konvensional (internal combustion engine), komponen pada mobil hybrid lebih banyak. Karena mobil hybrid menggabungkan mesin konvensional dengan tenaga listrik dari baterai.

Nah seandainya mobil hybrid terendam banjir, bagian apa saja yang rentan rusak?



Dikatakan Service Manager Auto2000 Cilandak, Suparna, risiko kerusakan pada mobil hybrid setelah terendam banjir, kurang lebih sama saja seperti mobil pada umumnya.

"Misal terendam setengah, komponen-komponen yang berada di bagian setengah kendaraan ke bawah bisa mengalami masalah," kata Suparna.



Lanjut Suparna menjelaskan, bagian-bagian mobil hybrid yang rentan rusak meliputi komponen kelistrikan yang terendam, seperti alternator, sensor-sensor di roda dan knalpot, dan transmisi, termasuk gardan.

"Khusus kendaraan hybrid, perlu juga diperhatikan battery hybrid yang biasa terletak di lantai. Sensor battery hybrid berikut relay-relay-nya, serta motor listrik yang biasa terletak di sekitaran transmisi/transaxle. Komponen ini bisa rawan terjadi kerusakan kalau terlalu lama terendam," terang Suparna.



Sementara untuk komponen inverter hybrid yang sangat vital fungsinya, menurut Suparna akan cukup aman karena terletak di bagian atas dari mesin. "Pun demikian juga dengan ECU, dan sistem kontrol lainnya, termasuk ABS, dan alarm," katanya lagi.

Bagaimana jika mobil hybrid tersebut tergenang air dalam waktu lama. "Kalau battery hybrid masih lebih aman, karena lebih tertutup berkat cover. Tapi kalau terendamnya lama sampai berhari-hari, bisa saja terjadi kerusakan," pungkasnya.

Simak Video "Canggih! VW Ciptakan Robot Powerbank untuk Mobil Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com