Minggu, 22 Des 2019 16:05 WIB

Mogok di Tol Layang Japek, Sebaiknya Jangan Keluar dari Mobil

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Gusti Alhaki
Jakarta - Tanpa persiapan matang, beberapa kendaraan mengalami mogok saat melintas di tol layang Jakarta-Cikampek (Japek). Tentunya setiap pengendara tidak ingin mengalami kesialan seperti itu, tapi mau tak mau risiko seperti itu memang harus dihadapi.

Seperti dijelaskan instruktur dan founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, pengendara mobil yang ingin melintas di tol layang Japek, harus mempersiapkan segala sesuatunya.



"Misal sebelum masuk area tol layang, biasanya ada rambu-rambu bertuliskan nomor 14080, itu wajib dicatat untuk kondisi darurat," kata Jusri dihubungi detikcom, Minggu (22/12/2019).

Lalu bagaimana cara aman menghadapi situasi mobil yang mogok?

"Jadi ketika kita menghadapi situasi mogok, usahakan mobil dipertahankan 'menggelinding' untuk berhenti di bahu jalan demi keamanan," saran Jusri.



Jusri juga menyarankan supaya pengemudi atau penumpang tidak keluar dari mobil untuk alasan safety. "Yang menjadi catatan juga, ketika mobil Anda mogok di tol layang, dengan situasi jalan yang lengang di mana kendaraan bisa melaju dengan kecepatan konstan, tidak disarankan turun dari kendaraan, hingga tim emergency Jasa Marga merapat ke posisi Anda," kata Jusri.

"Beda kalau kondisinya macet dengan jalan stop n go, nggak apa-apa turun. Tapi pastikan kita berada di posisi depan kendaraan, karena bahu jalannya sempit sekali. Dan jangan lupa pasang segitiga pengaman di belakang dengan jarak minimal 30 meter dari mobil," ujar Jusri.

Simak Video "Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Japek"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com