Kamis, 31 Okt 2019 19:52 WIB

Laporan dari Jepang

Tips Sehat Berkendara untuk Orang tua

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kakek-Nenek di Jepang Dilatih Lagi Cara Aman dan Sehat saat Berkendara. Foto: Rangga Rahadiansyah Kakek-Nenek di Jepang Dilatih Lagi Cara Aman dan Sehat saat Berkendara. Foto: Rangga Rahadiansyah
Matsusaka - Di Jepang, pengendaranya tak cuma anak-anak muda yang memiliki fisik lebih segar. Lantaran penduduk lansia di Jepang lebih banyak, pengemudi di negara itu juga diramaikan oleh para lansia.

Di Prefektur Mie, banyak pengendara yang sudah berusia lanjut. Outlet Daihatsu di Mie, tepatnya di Matsusaka, pun melatih lagi para lansia agar berkendara lebih sehat dan aman melalui program 'Healthy and safety-based driving course'.

Saat kami berkunjung ke dealer Daihatsu Mie, Kamis (24/10/2019) lalu dalam rangkaian Daihatsu Jurnalis Tokyo Motor Show 2019 Trip, di dealer Daihatsu Mie sedang digelar aktivitas tersebut. Ada 15 kakek-nenek yang diberikan pelatihan berkendara aman. Mereka berusia di atas 60 tahun. Paling muda berusia 60 tahun dan yang tertua 77 tahun.



Yuta Mori, dari Mie Physical Therapy Associaton memberikan beberapa tips untuk para lansia agar lebih sehat dalam berkendara. Yang terpenting, pengendara lansia bisa melakukan olahraga yang ringan-ringan saja.

"Waktu mengemudi biasanya pegal di bagian leher. Saran saya lakukan peregangan di leher," kata Yuta kepada wartawan di Matusaka, Prefektur Mie, Jepang.

Cara peregangannya sederhana, cukup menoleh ke kanan dan ke kiri sesekali. Tapi sebaiknya pengendara tetap fokus ke jalan juga.

"Sambil tengok kiri ke kanan, sambil fokus. Kadang-kadang orang yang sudah tua susah juga, jadi paralel, menengok tapi tetap fokus," ujar Yuta.



Setelah berkendara, pengemudi juga perlu melakukan peregangan. Terutama bagi orang tua di bagian pinggangnya.

"Rata-rata kalau mengemudi yang capek pinggang dan matanya. Jadi pinggang lakukan peregangan juga, atas ke bawah terus memutar kiri-kanan. Itu bagus untuk cooling down, jadi setelah capek didinginkan lagi," katanya.

"Mata juga, peregangan dengan cara buka-tutup mata," sambungnya.

Yuta tak menyebut secara pasti berapa lama waktu yang ideal bagi lansia berkendara. "Tapi rata-rata satu jam sudah cukup," katanya.

Simak Video "Saat Para Lansia Diberi Perawatan Gratis di Salon"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com