Rabu, 10 Apr 2019 10:20 WIB

Ganti Ban Mobil Cuma Sebelah, Bikin Kendaraan Ngga Stabil

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi ban pecah dan mau ganti ban. Foto: Newspress Ilustrasi ban pecah dan mau ganti ban. Foto: Newspress
Jakarta - Dalam penggunaannya, seperti pecah ban tak bisa dihindari. Pada beberapa kasus pecah ban kebanyakan hanya terjadi pada satu ban saja di sisi tertentu.

Untuk ban yang sudah cukup lama menggelinding jika hanya satu yang diganti tentu akan menimbulkan perbedaan pada ban baru dengan ban lama di sisi lainnya. Perbedaan ini menyebabkan kurangnya kenyamanan yang didapatkan selama berkendara.


"Kalau ganti cuma satu ban saja akan mempengaruhi grip kendaraan. Karena kalau ganti dua-duanya tapaknya akan sama sedangkan jika satu tapak sudah pasti berbeda (tingkat ausnya)," kata Departmen Manager PT Bridgestone Tire Indonesia, Frankie Padulli saat jumpa media di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2019).

Meskipun demikian Frankie tidak mewajibkan penggantian ban keduanya jika memang terhambat finansial. Hanya saja akan menerima resiko seputar grip seperti yang dijelaskan di atas.

"Ganti mobil disarankan ganti dua ban. Jadi alur sama dan serasi. Tapi kita tidak larang ganti satu saja, cuma disarankan ganti dua. Ini masalah kenyamanan saja dan bisa bikin tidak stabil," jelas Frankie.


Untuk Anda yang ingin mengganti kedua ban tapi tidak dalam waktu yang sama karena memperbesar pengeluaran dalam satu bulan bisa memberikan jeda. Namun perlu diingat rentang waktunya jangan terlalu jauh karena akan memberikan tingkat keausan yang jauh berbeda.

"Kalau satu dulu dan sebelahnya lagi menyusul bisa juga, jaraknya jangan terlalu lama," tutup Frankie. (rip/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed