Harga BBM Naik, Berikut 9 Trik Berkendara Agar Tetap Hemat Bensin

Harga BBM Naik, Berikut 9 Trik Berkendara Agar Tetap Hemat Bensin

Dina Rayanti - detikOto
Selasa, 27 Feb 2018 12:13 WIB
Harga BBM Naik, Berikut 9 Trik Berkendara Agar Tetap Hemat Bensin
Foto: PT Total Oil Indonesia
Jakarta - Harga BBM kini mulai beranjak naik. Termasuk di Indonesia. Jenis BBM yang mengalami kenaikan adalah BBM non-subsidi dengan oktan mulai 90 hingga 98 baik itu dijual oleh Pertamina ataupun swasta seperti Shell.

Kenaikan harga BBM itu tentunya mempengaruhi pengeluaran Otolovers dalam berkendara yang justru cenderung lebiih meningkat.


Nah, supaya masih tetap hemat walaupun harga BBM naik, berikut detikOto kutip cara berkendara yang baik supaya BBM tak cepat habis dari Times Live, Selasa (27/2/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


1. Cek Tekanan Ban

Foto: Newspress
Setiap ban mobil memiliki tekanan yang berbeda tergantung bobot mobilnya. Dan ada angka tertentu yang disarankan oleh pabrikan saat Otolovers hendak mengisi tekanan ban agar pas. Rupanya tekanan ban ini juga cukup berpengaruh terhadap BBM lho! Tekanan ban yang kurang dari standar yang ditetapkan bisa membuat mobil bekerja lebih keras karena untuk mengatasi friksi antara ban dengan jalan.

Kalau Otolovers menggunakan tekanan ban yang sesuai BBM bisa lebih hemat hingga 3,3 persen. Maka itu jangan lupa sering-sering mengecek tekanan ban ya.

2. Menyetir dengan Santai

Foto: Dadan Kuswaraharja
Mesin mobil biasanya membutuhkan bahan bakar yang cukup banyak ketika berakselerasi dengan cepat. Tak perlu ngebut-ngebut, berkendaralah dengan baik dan santai. Pedal gas juga tidak perlu dipijak penuh karena apabila melaju dengan sangat cepat dan kondisi jalanan di depan tiba-tiba macet kita juga harus mengerem secara mendadak.

3. Fitur Idling Stop Tidak Ideal

Foto: M Luthfi Andika
Fitur Idling stop yang terdapat pada mobil sebenarnya tak terlalu berpengaruh terhadap penghematan BBM. Saat mengaktifkan fitur ini, jangan biarkan mobil mati lebih dari satu menit. Kalau membiarkannya mati lebih dari satu menit, justru bisa menyebabkan BBM yang terbakar sia-sia.

4. Ganti Gigi yang Tepat

Foto: Mazda

Sudah bukan rahasia lagi kalau putaran mesin yang tinggi menyebabkan mesin membakar BBM lebih banyak. Jangan menunggu putaran mesin tinggi baru mengganti gigi, sebaiknya saat putaran mesin masih rendah ganti gigi karena penggunaan BBM bisa lebih hemat.

Foto: Atur Duit

5. Copot Aksesori Tidak Penting di Mobil

Foto: Vauxhall
Memakai aksesori di mobil memang tak ada yang melarang. Tapi kalau tidak terlalu perlu digunakan untuk aktivitas sehari-hari, sebaiknya justru dicopot saja.

Penggunaan roof rack di atap mobil atau bahkan besi-besi penggantung sepeda yang ada di belakang mobil juga berkontribusi terhadap borosnya BBM. Sehingga kalau Otolovers hanya menggunakannya di akhir pekan untuk bepergian, sebaiknya aksesoris itu dicopot dan pasang kembali ketika membutuhkannya.

6. Mobil Harus Tetap Bersih

Foto: M Luthfi Andika
Membawa barang-barang tidak penting tanpa disadari bisa menambah bobot yang diangkut mobil. Peningkatan bobot tersebut meskipun kecil tetap memberikan dampak negatif terhadap efisiensi BBM. Sering bersih-bersih ya Otolovers dan jangan taruh barang yang tidak terpakai di dalam mobil.

7. Hindari Berkendara di Jam Sibuk

Foto: Lamhot Aritonang
Susah memang memastikan kalau jalanan yang akan kita lewati itu bebas dari macet. Mungkin untuk mengatasinya, Otolovers bisa berangkat lebih awal lagi agar bisa menghindari macet.

8. Rajin Servis

Foto: Rengga Sancaya

Mau BBM hemat salah satu kuncinya adalah rajin servis. Bayangkan saja bagaimana Otolovers bisa menghemat BBM kalau oli yang digunakan adalah oli lama, filter udaranya kotor dan tersumbat. Bagi pengendara mobil ataupun motor, servis rutin secara berkala penting agar mobil bisa tetap memiliki performa yang baik.

9. Tak Perlu Menyalakan AC Berlebihan

Foto: SsangYong

AC yang ada dalam mobil berisikan pompa kompresor yang mengambil tenaga dari mesin mobil. Saat AC digunakan, kompresor mengambil tenaga dari mesin dan tentunya mesin harus tetap membakar BBM agar bisa tetap bekerja. Sehingga kalau penggunaan AC dimaksimalkan, maka mesin mobil juga bekerja lebih keras dan BBM yan dikuras pun lebih banyak.

Foto: Mindra Purnomo
Halaman 2 dari 10
(dry/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads