Blind spot atau bidang/area yang tidak terlihat oleh pengemudi itu pasti ada. Blind spot cukup berbahaya jika tidak diperhatikan. Contoh itu terjadi ketika seorang anak perempuan terlindas mobil di SPBU.
Mungkin pengemudi mobil itu tidak melihat adanya anak perempuan yang sedang duduk jongkok di area SPBU. Mungkin anak perempuan itu berada di area blind spot di mana pengemudi tidak melihat adanya anak tersebut.
Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menyebut, blind spot itu sudah pasti ada. Untuk itu, pengemudi seharusnya melakukan tindakan pencegahan jika akan melewati area blind spot.
"Blind spot itu eksis, ada. Semakin besar mobil, semakin besar blind spot. Tapi, kalau kita bergerak, sedangkan bidang pandang tersebut tidak terlihat, itu kan sama saja kita mengemudi dengan mata tertutup. Sudah enggak terlihat, harusnya berhenti," kata Jusri kepada detikOto, Senin (3/7/2017) menanggapi video anak perempuan yang terlindas mobil di SPBU.
Mungkin pengemudi mobil itu tidak melihat adanya anak perempuan yang sedang duduk jongkok di area SPBU. Mungkin anak perempuan itu berada di area blind spot di mana pengemudi tidak melihat adanya anak tersebut.
Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menyebut, blind spot itu sudah pasti ada. Untuk itu, pengemudi seharusnya melakukan tindakan pencegahan jika akan melewati area blind spot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi si pengemudi itu tetap bergerak. Harusnya dia begitu ada area blind spot, ketika dia melaju ada objek yang terhalang, dia pelan-pelan, berhenti, perhatikan saksama dan komunikasi dengan menggunakan klakson misalnya. Anak kecil itu posisinya sudah dari tadi sebelum ada mobil itu. Berarti kan harusnya sudah terlihat," katanya.
Jusri menilai, anak perempuan itu mungkin tidak terlihat oleh pengemudi karena ada di area blind spot. Namun sebagai pengemudi, ketika mobil bergerak harus dipastikan semua area terlihat jelas.
"Maka dari itu dibantu lah dengan alat komunikasi seperti klakson dan lain-lain. Ketika tidak jelas, berhenti, kurangi kecepatan, komunikasi. Itu adalah salah satu tindakan yang logis. Komunikasi misalnya dengan klakson, untuk berkomunikasi dengan objek bergerak yang ada di lintasan blind spot dia. Begitu diklakson, seandainaya ada anak tadi, anak itu pasti akan berdiri atau orang tua pasti akan melihat, menoleh. Ternyata itu tidak dilakukan oleh pengemudi," kata Jusri.
(rgr/lth)
Jusri menilai, anak perempuan itu mungkin tidak terlihat oleh pengemudi karena ada di area blind spot. Namun sebagai pengemudi, ketika mobil bergerak harus dipastikan semua area terlihat jelas.
"Maka dari itu dibantu lah dengan alat komunikasi seperti klakson dan lain-lain. Ketika tidak jelas, berhenti, kurangi kecepatan, komunikasi. Itu adalah salah satu tindakan yang logis. Komunikasi misalnya dengan klakson, untuk berkomunikasi dengan objek bergerak yang ada di lintasan blind spot dia. Begitu diklakson, seandainaya ada anak tadi, anak itu pasti akan berdiri atau orang tua pasti akan melihat, menoleh. Ternyata itu tidak dilakukan oleh pengemudi," kata Jusri.












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi