"Ada beberapa langkah saat menghadapi kemacetan yang panjang," ujar Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, kepada detikOto.
Berikut penjelasan Jusri disaat kita sebagai pengendara bertemu macet panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disarankan para pengendara tidak panik, jangan berkendara kiri-kanan. Karena semua orang tujuannya sama ialah cepat sampai. Selanjutnya disarankan untuk disiplin tidak saling serobot, sehingga kemacetan bisa cepat selesai.
2. Sistem Ventilasi Kendaraan Harus Diperhatikan
Pastikan sebelum berkendara, karet-karet (di jendela-Red) kendaraan bagus, exhaust-nya benar. Kalau tidak saat berhenti karena macet kaca diturunkan. Memang konsekuensinya ada di masalah keamanan saat kaca dibuka, oleh karena itu saat orang buka kaca harus hati-hati menghadapi kriminal.
3. Matikan AC
Macet berjam-jam, disarankan untuk mematikan Air Conditioner (AC) dan mesin. Karena mesin bisa overheat, terutama untuk mobil 2 tahun ke atas. Kecuali kalau macetnya itu stop and go, ya tidak perlu matikan mesin.
4. Merenggangkan Badan
Saat macet panjang menghampiri dikala kita mudik, disarankan untuk pengendara keluar dari mobil melakukan perenggangkan badan, biar kembali segar.
5. Persiapkan keperluan keluarga dalam kabin
Disarankan setiap pengendara sebelum mudik untuk persiapkan logistik yang layak. Seperti menggunakan kaos yang sejuk, celana pendek, atau bahan yang tidak berlebihan. Selanjutnya siapkan makanan kecil buat anak-anak dan penumpang lainnya, serta mainan anak-anak agar tidak rewel saat macet. (lth/dry)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi