ADVERTISEMENT

Oli Mesin Berkurang, Ganti atau Tambah Saja?

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Selasa, 09 Mei 2017 17:37 WIB
Foto: Toyota Eropa/Ilustrasi
Jakarta - Dalam kendaraan peran pelumas atau oli cukup krusial pada mesin kendaraan. Untuk itu penggunaan oli harus diperhatikan benar oleh pemiliknya.

Untuk itu, B2C Lubricants Technical Manager PT Shell Indonesia, Shofwatuzzaki mengatakan, oli pada mesin mobil harus ditambahkan jika sudah berkurang.

"Oli berkurang di mobil, faktornya banyak ya, bisa jadi ada bocor, kemudian ada komponen mesin yang enggak presisi sehingga oli ikut kebakaran. Untuk kasus seperti itu, memang tidak bisa dihindari untuk melakukan penambahan oli karena dia sudah turun sebelum waktu penggantiannya," ujarnya kepada wartawan, di Kuningan, Selasa.(9/5/2017).

Namun Zaki mengingatkan, penambahan oli tersebut, harus sama dengan merek oli yang sedang digunakan.

"Asalkan, oli yang ditambahkan sama jenisnya dengan yang sedang digunakan (di dalam mesin-Red)," katanya.

Jika penambahan oli yang dipakai berbeda merek, dengan merek yang sebelumnya digunakan, kemungkinan besar akan menimbulkan endapan.

"Kalau beda yang ditakutkan olinya tidak cocok, sehingga bisa jadi terpisah dan bisa menimbulkan endapan. Jadi memang harus di top-up dengan yang sejenis," tutur Zaki.

Namun lanjut dirinya mengatakan, sebaiknya oli diganti, jika memang sudah saatnya diganti. (khi/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT